Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pasar Batu Aji

oleh: ryanxz     Pengarang : hendryan nugraha(TC)
ª
 
Anda pecinta batu aji atau batu akik, kalau memang benar sebaiknya Anda datang ke Pasar Rawa Bening, di Jatinegara, Jakarta Timur. Berbagai jenis batu aji dijual disini juga tersedia berbagai kerajinan dari perak sampai benda pusaka dan ritual. Batu aji merupakan batu dari alam yang memiliki ciri-ciri tertentu, yang jika dibentuk, direkayasa, dan diasah sampai mengkilap bisa menjadi perhiasan.
Di Indonesia, batu aji yang banyak beredar adalah batu akik atau batuan agate. Batuan jenis ini memiliki nilai yang tinggi apabila dalam proses pemotongannya memunculkan corak tertentu. Dari warna, motif, bentuk, ukuran hingga yang langka dan benilai bisa diperoleh di pasar ini.
Batu-batu yang ada di pasar ini diperoleh dari dalam dan luar negeri. untuk pengikatnya atau kerangka cincin perak bisa dibeli di di tempat ini juga. batunya sendiru didatangkan dari Cina, Bangkok, Hongkong, Eropa sampai Timur tengah, sedangkan untuk batu lokalnya, pedagang dsini memperoleh dari Aceh, Kalimantan, Garut, dan Sukabumi. Batu aji dari luar negeri biasanya digolongkan sebagai permata karena kelangkaannya dan warnanya yang menarik seperti Arizona Stabilized Turq, Dyed Lapis, Malachite, Tigereye, Pendot, Citrine, Rock Crystal, Red Tigereye, Black Onix, Snowflake, dan Leopard Skin. Namun batu yang populer menurut Amin antara lain batu Zamrud, Ruby, dan Saphir. Di Rawa Bening sendiri ada sekitar 500 pedagang yang tersebar di lapak dan kios-kios di dalam pasar. Bagi yang kurang minat dengan batu aji atau akik, pasar ini serasa semerawut, karena padatnya jumlah pedagang ditambah dengan pembeli yang hilir mudik mencari barang yang diinginkan. Tetapi bagi yang hobi, tempat ini tentu surganya. Tips Perjalanan Bagi yang hobi memakai atau mengoleksi batu aji, biasanya sudah mengerti jenis batu dan ciri khasnya. Misalnya batu kecubung yang berwarna ungu, badar lumut yang berwarna hijau kehitaman, lalu ada kalimaya, mata kucing, merah ati dan lain-lain. Namun nama-nama tersebut dan jenisnya terasa asing bagi orang yang awan dengan batu aji tersebut. Apabila suatu saat Anda berkunjung ke pasar ini dan ingin membeli batu yang asli berikut hal-hal yang harus diperhatikan. Untuk batu yang asli, cahaya akan tembus bila batu diarahkan ke matahari atau cahaya lainnya. Selain itu serat atau coraknya (untuk batu akik) jelas terlihat. Beratnya juga berbeda dengan yang batu ‘masakan’ (sebutan untuk batu buatan). Kalau batu asli terasa berat, dan kilaunya lebih cerah. Sedangkan batu masakan bila dihadapkan ke matahari atau cahaya akan terlihat gelembung-gerlembung udara di dalamya. Belanja batu akik di Pasar Bening bisa menawar. Bahkan harga yang ditawarkan pedagang masih bisa turun sampai 40%. Kalau Anda penggemar batu akik atau sekadar ingin melihat suasana pasar tradisional yang menjadi objek wisata belanja ini, datang saja. Lokasinya mudah dijangkau. Anda bisa naik kereta dan berhenti di Stasiun Jatinegara atau naik angkot atau bis jurusan Kampung Melayu, karena jaraknya sekitar 10 menit dari Terminal Kampung Melayu.
Diterbitkan di: 16 Januari, 2008   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa harga batu aquamarine yg asli dan bagus dengan ukuran standard jari manis. dan ditoko apa sy bisa mendapatkannya ( asli + Certivicate)? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah ada jenis batu berlian dan lainnya ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    brapa harga untuk batu ster mata kucing, batu zamrud hijau tua/hijaubotol Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.