Untuk pertama kalinya, para ilmuwan menemukan
fosil utuh cacing purba
''berbaju zirah'' yang memiliki pelindung punggung keras seperti tameng. Penemuan
ini dapat membuka tabir
hewan yang masih misterius selama 150 tahun. Fosil
tersebut ditemukan Peter Van Roy, seorang mahasiswa Universitas Ghent, Jerman,
saat meneliti bersama geolog Universitas Yale, Inggris, Derek Briggs,
dan mahasiswa bimbingan Briggs, Jakob Vinther
di Maroko.
Di bawah lapisan terluar tubuhnya yang berbuku-buku masih tersisa fosil
jaringan lunaknya. Di sisi kanan dan kiri tubuhnya terdapat semacam lengan yang
berambut sebagai tanda bahwa hewan tersebut termasuk kelompok annelida (cacing
bersegmen). Selama ini, fosil hewan yang disebut Macharidians ini hanya
ditemukan bagian-bagiannya saja dan belum pernah diketahui struktur utuh
tubuhnya. Hewan tersebut tidak memiliki tulang belakang (invertebrata) dan
berukuran kecil hanya sepanjang 2,5 centimeter. Dengan fosil yang utuh,
klasifikasinya dalam pohon evolusi semakin jelas dikaitkan dengan sesama
keluarga annelida bersama cacing tanah, lintah, dan cacing laut polychaete.
Berdasarkan temuan-temuan fosilnya, Macharidians diperkirakan punah sejak 300
juta tahun lalu sebelum zamannya Dinosaurus.
Ringkasan lain tentang Ditemukan Fosil Utuh Cacing ''Berbaju Zirah''