Penemuan Keramik Tua dalam Telaga Kota Bau-Bau
salah satu kabar yang sangat mengejutkan yang kini menjadi perbincangan menarik warga Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara, yakni sebuah r tentang ditemukannya jenis jenis
keramik kuno yang ada di dasar Gua Moko. Sebuah gua dengan telaga yang selama ini merupakan sebuah lokasi yang asing bagi warga Kota Bau-Bau.
Kini, lokasi Gua Moko yang berada di lahan milik Warga bernama La Ode Indi mulai ramai dikunjungi. Apalagi lokasi ini telah dilakukan pembukaan jalan oleh pemerintah Kota Bau-Bau.
Informasi ini mendapat perhatian khusus walikota Bau-Bau. Untuk menghilangkan rasa penasaran bersama Muspida yakni Dandim 1413 Buton Letkol Art Ganef Suwondo, Kajari Bau-Bau Suroto, SH, Kakanpel Murhum Drs Abdul Karim Dama, Danpos AL Bau-Bau Letda (laut) Andi Husain , Kakandepag Kota Bau-Bau Drs H Muirun Awi, serta Danpos POM Bau-Bau, dan kalangan jurnalis serta jajaran Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Bau-Bau yang juga disaksikan masyarakat di lokasi penyelaman dalam Gua Moko oleh dua warga asing Mr Andi dan Mr Caleb.
Rasa penasaran itu terbukti, tak kurang dari satu jam lamanya puluhan jenis keramik dengan motif berbeda beda muncul dalam genggaman kedua penyelam yang dibantu seorang staf pemkot Ramadhan.Dari motif yang tertera pada keramik, ada kemiripan dengan benda benda keramik asal negeri China.
"Jumlahnya masih banyak di dalam gua, ada yang masih utuh dan ada pula yang sudah tidak utuh," ujar Mr Caleb dan Mr Andi.
Penemuan benda benda keramik kuno ini ada pada kedalaman antara 25 hingga 30 meter.
"Beberapa diantaranya terdapat di bagian dinding gua dalam telaga. Tapi karena gelap sehingga kita tidak bisa pastikan secara keseluruhan," ujar Ramadhan.
Walikota Bau-Bau MZ Amirul Tamim yang turut menyaksikan kegiatan penyelaman mengatakan, lokasi Gua Moko akan dilakukan pengawasan. Menurut orang nomor satu Kota Bau-Bau ini, penemuan benda benda antik dalam gua ini semakin meyakinkan bahwa daerah ini adalah daerah yang memiliki peradaban sejak masa lalu.
"Kita belum tahu mengapa benda benda itu ada dalam dasar gua. Motifnya juga sangat unik. Untuk sementara kita akan kumpulkan agar dilakukan identifikasi," katanya.
Ia juga memberikan peluang kepada pihak arkelolog atau yang hendak melakukan penelitian di bidang purbakala untuk melakukan Diving dalam Gua Moko sekaligus melakukan penelitian.
"Jika ada yang berminat silahkan berhubungan dengan Dinas Pariwisata. Kita sudah menyampaikan kepada warga pemilik lahan Gua Moko untuk dilakukan pengawasan," katanya.
Dikatakan, Gua ini akan disiapkan sebagai lokasi wisata diving juga sebagai lokasi penelitian benda benda cagar budaya.