Ada beberapa hal atau strategi untuk dapat meningkatkan kemampuan mengingat baik anak-anak maupun orang dewasa.
1.
Strategi bantuan memori eksternal Yaitu mengingat kembali dengan merespon sesuatu yang datang dari luar diri seseorang.. Seseorang akan terpancing ingatannya oleh sesuatu yang datang dari luar orang tersebut.
Kemempuan ini biasanya terdapat pada anak usia dini atau usia 5 dan 6 tahun. Dimana mereka sudah mampu melakukannya sendiri tetapi memerlukan bimbingan yang bijaksana dari orang dewasa atau orang tuanya. Pada usia 8 tahunan anak sudah mampu melakukannya sendiri.Contohnya yaitu mereka sudah bisa membuat jadwal kegiatan harian, apa yang harus dan dapat mereka kerjakan pada hari itu.
2. Strategi Pengulangan Yaitu strategi yang memang sengaja diulang-ulang, untuk dapat mengingat apa yang harus diingat.
Strategi ini bisa diterapkan pada anak usia 6 dan 7 tahun
Anak pada usia 7 tahun sudah secara spontan dapat melakukannya dengan baik.
Contohnya cara mengingat anggota badan manusia, dengan cara menggerakkan anggota badannya sendiri untuk memberi respon anggota badan yang dimaksud.
3. Strategi mengelompokkan/pengorganisasian
Yaitu mengelompokkan berdasarkan katagori.Contohnya mengingat hewan ketika di kebun binatang melakukan sendiri pengelompokkan hewan yang menyusui, pemakan rumput, pemakan daging, amfibi dsb.
4. Strategi Elaborisasi
Sesuatu yang akan diingat di asosiasikan dalam suatu cerita atau frase scene Mengingat sesuatu dengan menyanyikannya, Yaitu dengan membuat asosiasi sendiri sehingga mudah mengingat.