Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Hari

oleh: adiene     Pengarang : N.Supriyadi
ª
 
Kaulah yang dibilang
Minggu, Bulan, Tahun bahkan Abad
Sedang kau tiada lebih
Dari siang dan malam

Bila kau telah berlalu
Dibilanglah kau "Kemaren"
Dan masamu takkan kembali
Maka apakah yang membuat
Aku berkata besok
Sedang masaku kini
Akan lenyap?

Apakah yang menarik dari kamu
Bagi mereka yang terpedaya
Pada ingin hidup yang panjang
Kau sangat dirindukan orang yang telah pulang
Untuk dipenuhkan kebajikan
Adakah engkau siap
Bergabung dengan mereka

Tanya jawab:

T : a. " Apakah yang menarik dari kamu ". Cobalah kalimat itu anda ganti yang lebih mudah dipahami?
b. " Untuk dipenuhkan kebajikan ". Bisakah perkataan dipenuhkan itu diganti dengan dipenuhi?
J : a. " Apakah yang menarik dari kamu ? ". Kalimat itu bisa diganti yang lebih simple yaitu :
" Apamukah yang menari ? "
b. Perkataan dipenuhkan itu memang bisa saja diganti dipenuhi, tetapi jika diteliti lebih seksama dalam hubungannya dengan kalimat itu adalah kurang sesuai. Lebih-lebih jika dihayati dengan perasaan.
Pada dua contoh yang berikut kita dapat mengenal jauh dan dekatnya hubungan antara kata dipenuhkan dan dipenuhi :
* Tak pernah kubayangkan jika stadion yang luas itu bisa dipenuhi pengunjung.
Dalam hal ini perkataan " dipenuhi " itu bisa di ganti dengan " dipenuhkan ".

T : Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna.
Cobalah cari hubungannya dalam sanjak. Kalimat yang menyatakn demikian !
J : * Sesal dahulu pendapatan, tersebut pada bait 2 yakni :
" Maka apakah yang membuat aku berkata besok sedang masaku kini akan lenyap ? "
* Sesal kemudian tak berguna, tersebut pada bait 3 yakni :
" Kau sangat dirindukan orang yang telah pulang untuk dipenuhkan kebajikan "

T : Dalam sanjak itu diisyaratkan sifat umum manusia yang merugikan sehingga harus kita hindari sifat umum itu ialah :
J : Sifat umum manusia yang merugikan ialah suka menunda-nunda amal kebajikan.

T : Kebanyakan orang mati itu dalam kesengsaraan. Maka dalam sanjak kita diperintah agar sadar terhadap yang demikian. Manajah kalimat yang membangunkan kkesadaran itu ?
J : Kalimat yang membangunkan kesadaran itu ialah : " Adakah engkau siapbergabung dengan mereka ? "

T : Terhadap orang yang terpedaya ingin hidup yang panjang didunia ini patut kita ajukan kepadanya 2 pertanyaan yaitu ?
J : Orang yang terpedaya ingin hidup yang panjang didunia ini biasanya mereka merasa takut akan mati dan kepada mereka patut diajukan 2 pertanyaan ?
* Apakah mereka belum cukup bekal !
* Apakah karenabelum puas menurutkan syahwat !

Diterbitkan di: 18 Juli, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.