Foto: Cosmopolitan
PARA peneliti Australia telah
mengembangkan kontrasepsi berupa suntikan
untuk pria. Sayangnya, sebagian besar pria tak suka menggunakan
kontrasepsi saat berhubungan dengan
partner seks.
Berita tersebut dilansir
Health24 pada Februari 2009 dari
website Medical.Net. Selama 18 bulan percobaan penelitian, mereka memberikan suntikan
tersebut kepada sejumlah relawan. Hasilnya, tingkat keberhasilan
mencapai 95 persen.
Para relawan diberi suntikan hormon tiap
dua bulan. Jika tidak disuntikkan rutin, tiga bulan sejak suntikan
terakhir, produksi sperma akan kembali normal. Karena seperti progestin
yang menghambat kesuburan wanita, kontrasepsi baru ini menurunkan
jumlah produksi sperma dan testosterone pria.
Wanita tak suka ikut campur Menurut The Great South African Sex Survey pada 2009, hampir 32 persen
di antara kita memilih kontrasepsi berupa kondom dan sekira 30
persennya menggunakan kontrasepsi hormonal, yakni IUD. Ada juga
sebagian yang menggunakan kedua bentuk kontrasepsi tersebut.
Hanya 10 persen wanita yang ikut bertanggung jawab atas bentuk
kontrasepsi yang dipilih pasangannya. Padahal, sekira 20 persen pria
mengatakan mereka benar-benar bahagia saat pasangannya ikut terlibat
dalam hal tersebut.
Jadi, jika kontrasepsi untuk pria ini telah
selesai dikembangkan, para pria bisa berharap melihat pasangan
mengawalnya ke klinik KB.
The Great SA Sex Survey melakukan
survei ini terhadap 11.180 responden berusia di atas 20 tahun selama
lima minggu di Afrika Selatan. Responden diukur dengan variabel
terakhir dari Statistics SA's General Household Survey. Jadi, survei
ini mewakili kebiasaan dan sikap dari 2,6 juta penduduk metropolitan
usia dewasa.
Namun perlu dicatat, suntikan kontrasepsi pria
tidak bisa dijadikan jalan keluar atas masalah penyakit kelamin yang
berkembang. Pria dan wanita yang tetap melakukan seks bebas tanpa
pengaman punya angka signifikan untuk terdiagnosa herpes, gonorrhea,
kutil kelamin, chlamydia, dan berbagai penyakit kelamin lainnya.
Fakta seputar seks Di samping isu kontrasepsi, ada pula berbagai fakta seks, di antaranya:
1. Sebanyak 1 persen wanita mengeluarkan sejumlah uang untuk seks, sedangkan pada pria mencapai 24 persen.
2. Saat berhubungan dengan seorang
partner seks, pria cenderung tidak memproteksi diri dengan kontrasepsi. Hanya
40 persen pria yang menggunakannya. Sementara wanita jauh lebih besar,
mencapai 53 persen.
3. Sebanyak 9 persen pria telah bercinta
dengan lebih dari enam wanita selama setahun dan 7 persennya mengklaim
mereka telah bercinta dengan 30 wanita sepanjang hidup mereka.
Sementara wanita pada kedua topik tersebut jumlahnya hanya 2 persen.
4. Lebih dari 82 persen atau empat di antara lima wanita bisa mengingat nama-nama
partner seks mereka. Bandingkan dengan pria yang jauh lebih sedikit, yakni
hanya tiga di antara lima pria. Mungkin hal itu menegaskan kenyataan
bahwa pria terpesona oleh tampilan luar, tapi lebih mudah lupa pada
performa seks
partner-nya. Faktanya, sebanyak 72 persen pria mengatakan pesona dan tubuh aduhai wanita yang menjadikan mereka
turn on.
5. Pria lebih bisa merealisasikan fantasi seks mereka, di mana 24 persennya mengaku pernah melakukan
threesomes. Bandingkan dengan wanita yang hanya 11 persen.