• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Apa itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

.

Apa itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

oleh : benwal     

Pengarang : Bene Waluyo

Sebelum sampai pada pembahasan Bahasa Indonesia yang benar dan baik,
terlebih dahulu kita perlu tahu bagaimana standar

resmi pembakuan
Bahasa Indonesia. Jika bahasa sudah memiliki baku atau standar yang
sudah disepakati dan diresmikan oleh negara atau pemerintah, barulah
dapat dibedakan antara pemakaian bahasa yang benar dan tidak.


Seperti yang ditulis di buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (sekarang Depdiknas)
tahun 1988, pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah yang dibakukan atau yang dianggap baku itulah yang merupakan bahasa yang benar atau betul.


Bahasa sebagai salah satu sarana komunikasi antar sesama manusia
tentunya bertujuan agar dapat dimengerti oleh manusia lainnya. Meskipun
berbicara dalam satu bahasa yang sama, dalam hal ini Bahasa Indonesia,
namun ragam bahasa yang dipakai tidaklah sama. Masing-masing kelompok
menggunakan ragam yang berbeda.


“Orang yang mahir
menggunakan bahasanya sehingga maksud hatinya mencapai sasarannya, apa
pun jenisnya itu, dianggap berbahasa dengan efektif. Pemanfaatan ragam
yang tepat dan serasi menurut golongan penutur dan jenis pemakaian
bahasa itulah yang disebut bahasa yang baik atau tepat. Bahasa yang harus mengenai sasarannya tidak selalu perlu bergam baku”
(Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988, halaman 19).


Jadi jika kita berbahasa benar belum tentu baik untuk mencapai
sasarannya, begitu juga sebaliknya, jika kita berbahasa baik belum
tentu harus benar, kata benar dalam hal ini mengacu kepada bahasa baku.
Contohnya jika kita melarang seorang anak kecil naik ke atas meja, “Hayo adek, nggak
boleh naik meja, nanti jatuh!” Akan terdengar lucu jika kita
menggunakan bahasa baku, “Adik tidak boleh naik ke atas meja, karena
nanti engkau bisa jatuh!”


Untuk itu ada baiknya kita tetap harus selalu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, yang berarti “pemakaian
ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan yang di samping itu
mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan bahasa Indonesia yang baik
dan benar sebaliknya mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi
persyaratan kebaikan dan kebenaran”
(Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988, halaman 20).


Kalo kita cermati kutipan-kutipan di atas tentang apa itu bahasa
Indonesia yang baik dan benar, erat sekali ya hubungannya dengan ragam
bahasa. Berarti untuk lebih memahaminya kita juga perlu tahu apa saja
ragam bahasa yang ada di dalam bahasa Indonesia. Sepertinya perlu
pembahasan tersendiri mengenai hal itu. Jadi yang penting dalam masalah
“yang baik dan benar” kali ini adalah kita tetap berbahasa sesuai
keadaan, situasi, dengan siapa kita berbicara, dan untuk tujuan apa
kita berbahasa.
Diterbitkan di: Mei 09, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.