• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Sastra DAN IMAJINASI

oleh : ekastars    

Pengarang : Ekastars
 
SASTRA DAN IMAJINASI
Karya sastra merupakan produk masyarakat dalam bidang kebudayaan.
Dan hingga
kini sastra merupakan saksi budaya yang terus dikembangkan.
Lewat imajinasi, pengarang dapat mengungkapkan hal-hal yang sublim,
yang terkadang kurang dirasakan dalam realitas kehidupan.
Unsur imajinasi tidak bisa dilepaskan di dalam karya sastra, walaupun misalnya pengarang ingin menggambarkan hal yang faktual dari peristiwa namun tetap saja ada unsur imajinasinya. Sastra sama dengan mimpi, walaupun tampak nyata tapi itu hanya imajinasi buah tidur.
Apakah anda sepakat jika semua karya sastra mengandung imajinasi????
beri komentar beserta alasan Anda..
Terima kasih
Diterbitkan di: Februari 04, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Komentar

Showing 4 out of 4   Tambahkan komentar Anda
  1. 0 Tinjauan 12 Februari 2009
    1

    FredainG21

    Sepakat

    Saya sepakat bahwa karya sastra mengandung imajinasi setelah membaca tulisan di http://id.shvoong.com/humanities/1825901-kata-orang-orang-terkenal-mengenai/

  2. 0 Tinjauan 09 Maret 2009
    2

    dewarna

    Lebih Kurang Begitulah

    Coba kalau tulisannya dieksplorasi lebih dalam dan detail, saya percaya imajinasi dalam sastra bukan sebatas konsep tapi kemungkinan menjelajah kepekaan dan kecerdasan manusia (pengarang atau pembaca). terus berkarya. Salam http://dadansuwarna.blogspot.com

  3. 0 Tinjauan 16 April 2009
    3

    ishak_zainal

    Sepakat

    Saya sungguh sepakat, bahwa ada dua fakta dalam hidup ini, fakta atas realitas dan fakta atas dunia pikiran. Nah, mana yang sesungguhnya fakta dan mana yang imajinatif. Apakah dunia ini imajinatif atau yang rill itu di pikiran. Sesekali dong lihat tulisan saya untuk memilah mana fakta dan mana imajinatif

  4. 0 Tinjauan 09 September 2009
    4

    Sawunggalih

    Imajinasi yang melayang

    Disitu bedanya fakta dan dongeng. Dalam dongeng kita bebas menambahkan imajinasi kedalam fakta sehingga dongeng menjadi fakta lain, fakta lain itu bernama dongeng. Kalau dongeng diolah lebih serius maka jadilah karya sastra, betul? Kalau nggak betul boleh protes!

Bookmark & share this post

.