• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Edensor

oleh : yogipurda     

Pengarang : Andrea Hirata

 “Bermimpilah, karena Tuhan akan memegang mimpi-mimpi itu”. Sebuah ungkapan penuh makna yang menjadi benang

merah bagi Andrea Hirata untuk karyanya yang kali ini berjudul Edensor. Buku Edensor ini merupakan karya ketiga dari tetralogi Laskar Pelanginya Andrea Hirata, setelah buku Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.


 Awal cerita bermula dari kisah-kisah kecil pengarang yang belum pernah dituangkan di buku pertama dan keduanya. Semua kisah tersebut di pada nantinya bukan hanya sebagai pelengkap ataupun penambah tebal halaman, tetapi akan merupakan sebuah hikmat yang hanya bisa dilihat di bab-bab berikutnya dalam buku Edensor tersebut. Mulai dari kisah Andrea yang dibonceng sepeda oleh bapaknya, kisah pelaut yang bernama Weh, sampai dengan asal mula si pengarang berganti nama menjadi Andrea. Semua diceritakan sepenggal-sepenggal sampai pembaca dapat memahami maksudnya di bagian yang akan datang. Makna yang terpendam dari gaya cerita ini adalah bahwa semua kejadian di dunia ini bukanlah kebetulan semata, tetapi sudah diatur oleh yang Maha Kuasa menurut risalahnya.


 Hubungan Ikal, si tokoh utama sekaligus pengarang cerita, dengan Arai yang merupakan saudaranya dikisahkan semakin erat di buku ini. Karena keberhasilan mereka mendapatkan beasiswa di kampus impian mereka yaitu di Universite de Sorbonne, Paris, maka buku ini merupakan kisah perjuangan mereka dalam mendalami dunia kampus di negeri orang. Banyak hal yang mereka dapatkan dari pergulatan mereka di dunia pendidikan yang benar-benar berbeda dari dunia pendidikan dalam negeri.


 Cerita di Eropa tersebut berawal dari negeri Tulip, dimana mereka dijemput oleh seorang wanita bernama Famke Somers, yang pada perjalanan cerita berikutnya akan menjadi tokoh yang cukup berjasa bagi kehidupan mereka di benua Eropa. Berlanjut ke negeri Belgia dimana mereka merasakan terdampar di negeri orang yang sangat tidak bersahabat. Setelah melalui perjalanan yang cukup rumit pada akhirnya mereka berlabuh di Paris untuk tugas mulia mereka menuntut ilmu.


 Masa perkuliahan di Paris pun terdapat kisah-kisah unik yang mengiringi Ikal maupun Arai. Di kampus, Ikal mempunyai tiga orang teman dekat berbeda bangsa yang bernama Manooj, Gonzales dan Ninoch. Dalam buku tersebut juga diceritakan sekelumit kisah cinta Ikal dengan wanita bernama Katya. Kisah cinta tersebut hanya berlangsung singkat karena Ikal masih memendam perasaan penasaran dalam pencarian A ling, cinta pertamanya. Yang paling menarik dari kisah perjalanan Ikal dan Arai ketika mereka berpetualang keliling Eropa dan bertaruh dengan 3 temannya ditambah Stransfield serta Townsend. Lika-liku perjalanan di Eropa tersebut penuh dengan petualangan yang tidak bisa dibayangkan sebelumnya oleh Ikal dan Arai. Pada bagian kali ini pun pembaca mulai memahami kepingan-kepingan rangkaian cerita di awal buku yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap petualangan mereka menaklukan benua Eropa.


 Cerita yang dibangun oleh Andrea Hirata berjalan dengan menarik dan menimbulkan keingintahuan pembaca untuk terus berlanjut ke bab-bab berikutnya. Walau tidak sedramatis buku kedua, buku kali ini pun ditutup dengan kisah yang berpegang pada kalimat mimpi. Judul buku ini, Edensor yang merupakan daerah impian Ikal, selama ini hanya bisa dibayangkan melalui gambaran dari buku favoritnya. Tetapi perjuangan Ikal ke negara Inggris untuk menyelesaikan kuliahnya ternyata membawanya mendekati lokasi impiannya selama ini. Akhir kalimat yang simple dan penuh makna mengakhiri buku ini dengan manis ketika Ikal bertanya kepada seorang wanita dimana dia saat ini berada. “ Sur lof, it’s Edensor”.


Diterbitkan di: Juni 25, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.