• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>More Taste Berries for Teens

.

More Taste Berries for Teens

oleh : Cleoditra     

Pengarang : Betty B. Youngs dan Jennifer Leigh Youngs
Taste Berry adalah buah kecil lezat yang membuat makanan -bahkan makanan yang tak enak- itu lezat. Taste berry telah digunakan
di seluruh dunia selama bertahun-tahun untuk membuat agar makanan pahit bisa dimakan. Untuk itulah buku ini disusun. Buku ini membantu anda menghadapi saat-saat pahit dalam hidup anda. Seri ke-dua dari Taste Berries for Teens ini adalah kumpulan kisah-kisah nyata yang inspiratif dari para remaja tentang cinta, persahabatan, dan saat-saat sulit.
Membaca buku ini membuat kita berpikir bahwa seburuk apapun kondisi yang kita alami, masih ada yang lebih buruk dari kita. Jika kita pernah mengalami saat-saat memalukan dalam hidup, bertingkah konyol di hadapan orang yang kita sukai,bahkan patah hati, ternyata ada orang lain yang juga mengalaminya, misalnya saat Rachel Burres yang tak pernah mempunyai pacar akhirnya berpacaran dengan Jeremy. Tak disangka sesampainya di rumah Rachel, Jeremy malah disodori Formulir Berkencan oleh ayah Rachel. Ada lagi Tony Johnson yang berhasil mengajak Rosalee Whitamore, gadis tercantik di sekolah, ke pesta dansa. Saking kagumnya dengan kecantikan Rosalee, ia tak sengaja menduduki tas manik-manik Rosalee hingga gepeng dan hancur.
Buku ini disusun oleh sepasang ibu dan anak, Betty B. Youngs dan Jennifer Leigh Youngs. Betty B. Youngs adalah seorang penulis dan pembicara profesional. Ditulis dengan gaya bahasa yang kocak, membuat kita terpingkal-pingkal saat membacanya. Di setiap awal bab diberi kata pengantar oleh para penyusun. Dengan kisah-kisah yang inspiratif, membuat buku ini cocok untuk dijadikan kado untuk teman yang sedang sedih, maupun orangtua yang memiliki anak remaja.
Bagian yang saya sukai adalah kisah seorang napi yang bernama Jesse. Ia terkenal sangat kejam dan tidak memiliki rasa kasih sayang. Suatu hari ia ditugasi merawat seekor anak anjing sebagai program percobaan. Program ini bertujuan menguji daya ubah cinta: dapatkah lelaki yang keras dan tanpa cinta itu memberikan cinta, dan mengajarkannya kepada seekor anak anjing?
Tiap hari Jesse bertugas melatih Zolie. Dengan penuh kasih sayang Jesse memandikan dan mengajak Zolie bermain. Hal ini berlangsung bulan demi bulan sampai Zolie tumbuh menjadi hewan yang lembut dan penyayang. Akan tetapi, bukan hanya Zolie yang berubah, Jesse pun begitu. Dia tak lagi tampak begitu seram, keras, dan kaku. Tampaknya ada sesuatu yang lebih lembut dalam dirinya. Saat Zolie harus meninggalkan program, mata Jesse basah oleh air mata. Jesse dengan kepala terbenam dalam tanggannya, tak mampu berkata apa-apa. Lalu ia berkata "Inilah pertama kalinya saya pernah mencintai sesuatu sebesar ini. Inilah pertama kalinya saya pernah merasa dicintai sebesar ini."
Diterbitkan di: Mei 28, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.