Saat ini sudah ditemukan
teknologi bernama "Love Detector". Dengan teknologi
ini, kaum perempuan tak perlu khawatir bakal ''dikadali'' rayuan maut
lelaki pengobral
cinta. Sebab, teknologi yang dikembangkan operator seluler
Korea Selatan KTF itu menggunakan analisis
suara. "Jika
ingin mengetahui ketulusan pasangan kita, tinggal menghubungi
kami. Lalu, kami akan menganalisis
suara mereka dan memberikan jawabannya," kata Ahn Heejung,
staf operator KTF. Untuk mendapatkan layanan Love Detector itu, pelanggan
dikenai biaya sekitar 1.500 won
atau Rp15.000 selama sebulan. Jika ingin
mengetahui secara singkat, biayanya lebih murah sekitar 300 won atau Rp3.000.
Sayangnya, layanan itu belum masuk ke Indonesia.
Jadi, buaya para "buaya darat" di Tanah Air tak perlu
khawatir.
Ringkasan lain tentang Ponsel Pendeteksi Cinta