Tantangan yang diajukan untuk
mereka yang masih lajang berbeda, yaitu pantangan melakukan aktivitas seksual
selama 30 hari, demikian lansir Sky News. Paul Wirth, Pastor kepala Gereja
Relevant di kota Ybor, mengatakan
bahwa tantangan itu diajukan kepada jemaat untuk membantu menekan tingginya angka
perceraian. Ia mengatakan, "Pasangan di seluruh Amerika tengah berjuang
dalam
hubungan asmara mereka
dan ini terjadi baik pada yang
sudah menikah maupun yang belum.
"Bagi mereka yang sudah
menikah, awalnya
sex menjadi aktivitas yang dapat menyatukan mereka, namun
kemudian karena beberapa hal, rasanya keintiman itu sirna.
"Tapi ketika Anda masih
lajang, sex selalu ada dalam pikiran Anda dan Anda menyukainya. Sepertinya Anda
tak keberatan melakukannya setiap saat dan sesering mungkin. "Dan
seringkali hal itu membuat Anda tak dapat membentuk hubungan asmara yang benar-benar sehat setelah
menikah kelak." Gereja Relevant mendeskripsikan dirinya sebagai
"Gereja Kristen yang kasual dan kontemporer" dan mengklaim
pelayanannya adalah ditujukan khusus bagi kaum profesional dan keluarga
muda".
Ringkasan lain tentang Pastor Menantang Jemaat Berhubungan Sex