Kedua
gadis asal Bulgaria itu, 19 tahun dan 16
tahun, dipaksa mempertaruhkan nyawa sedemikian rupa hanya untuk menyenangkan
penonton
sirkus. Karena itu
polisi menyebut mereka sebagai budak sirkus.
Menurut polisi, si
kakak dipaksa
berenang di sebuah bak transparan yang penuh
dengan ikan
piranha yang dikenal sebagai ikan pemakan daging. Sedangkan kepada
si adik, seorang staf sirkus menyodorkan ular yang akhirnya melukai gadis itu.
Polisi akhirnya menangkap tiga warga Italia yang mengelola sirkus di Napoli itu.
Mereka dituduh memaksa kakak beradik itu hidup dalam perbudakan virtual.
Sebagai bayaran atas aksi berbahaya itu, kedua gadis itu dibayar 100 Euro atau
sekitar Rp 1.430.000 per pekan dan tinggal di sebuah kontainer yang sebelumnya
digunakan sebagai kandang hewan.
Ringkasan lain tentang 2 Gadis Berenang Bersama Piranha