Menteri Luar Negeri Masahiko
Komura menunjuk si kucing itu sebagai duta besar, Rabu (19/3). Komura
menyerahkan
sertifikat resmi kepada Doraemon seukuran manusia yang
ditemani Nobita, karakter yang tidak bisa dipisahkan darinya. Tak ketinggalan
sajian dorayaki, kue kacang merah yang
menjadi makanan favorit si
kucing dengan kantong ajaib itu. Komura mengatakan kepada Doraemon yang berisi
orang betulan bahwa ia harus mempromosikan
kartun animasi Jepang ke seluruh
penjuru dunia."Doraemon, saya harap Anda mengelilingi dunia sebagai duta
anime untuk memperdalam pemahaman orang terhadap Jepang, sehingga mereka bisa
menjadi sahabat kita," kata Komura.
Penunjukan Doraemon itu merupakan
upaya terkini pemerintah Jepang untuk memanfaatkan budaya pop sebagai media
diplomasi. Jepang juga membuat Penghargaan Manga Internasional tahun lalu oleh,
mantan menteri luar negeri Taro Aso yang menganggapnya seperti Hadiah
Nobel.Tahun ini, Kementerian Luar Negeri Jepang berencana memutar sebuah film
Doraemon di Singapura, China, Spanyol, Prancis dan beberapa misi diplomatik
Jepang di negara lain. Doraemon yang berbicara menggunakan suara artis Wasab
Mizuta dari balik tirai kertas berjanji kepada Komura. "Lewat kartun, saya
berharap bisa menyampaikan kepada orang di seluruh dunia pikiran-pikiran orang
awam Jepang, gaya hidup kami dan
masa depan seperti apa yang ingin kami bangun," katanya.
Doraemon adalah tokoh kartun yang diciptakan Fujiko F Fujio dan kemudian
menjadi ikon budaya Jepang yang populer di seluruh dunia, khususnya Asia.
Kucing robot ini terbang kembali dari abad 22 dan menggunakan gadget
canggih, seperti ''mesin waktu'' dan ''pintu kemana saja''. Barang-barang itu bisa
muncul begitu mudah dari ''kantong ajaib'' yang menempel di perutnya untuk
menolong teman-temannya. Dengan benda-benda itu, mereka bisa melakukan
perjalanan ke mana pun.Sebenarnya bukan cuma Doraemon yang sudah menjadi duta
di Jepang. November 2007, Astro Boy ditunjuk menjadi duta keselamatan
perjalanan ke luar negeri.