KISAH TIGA ORANG BERJANGGUT
Summary rating: 4 stars
2 Tinjauan
Kunjungan:
16
kata:
600
Diterbitkan di: Maret 27, 2008
Suatu ketika, ada seorang wanita yang
kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut
yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
Wanita itu berkata, " Aku
tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.
Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut.
Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, " Apakah suamimu sudah
pulang ? " Wanita itu menjawab, " Belum, dia sedang keluar.
" Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu
sampai suamimu kembali ", kata pria itu.
Di waktu senja, saat keluarga itu
berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami,
awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "
Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh
masuk untuk menikmati makan malam ini. Wanita itu kemudian keluar dan
mengundang mereka untuk masuk ke dalam ".
" Maaf, kami semua tak bisa
masuk bersama-sama ", kata pria itu hampir bersamaan. "
Lho, kenapa ?" tanya wanita itu karena merasa heran. Salah
seorang pria itu berkata, " Nama dia Kekayaan," katanya
sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, "
Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria
berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang,
coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke
rumahmu ?"
Wanita itu kembali masuk ke dalam,
dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminyapun merasa heran. "
Ohho ... menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak
si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan
Kekayaan." Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya,
" Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab
sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen kebun
kita."
Ternyata, anak mereka mendengarkan
percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke
dalam rumah. " Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta
yang masuk ke dalam ? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan
kehangatan Cinta." Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah
hati mereka. " Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan
malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita."
Wanita itu kembali keluar, dan
bertanya kepada 3 pria itu. " Siapa diantara Anda yang bernama
Cinta ? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."
Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho ..
ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa
ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan "
Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu
ikut juga ?"
Kedua pria yang ditanya itu menjawab
bersamaan. " Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si
Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena
Anda mengundang si Cinta, maka, kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut
selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan
juga akan ikut serta."
" Sebab, ketahuilah,
sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia
yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang
lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami
menjalani hidup ini."**