Halaman Utama Shvoong > Seni & Humaniora > Tingkat dan Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Pasca 1997

.

Tingkat dan Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Pasca 1997

Summary rating: 2 stars 6 Tinjauan
Pengarang : Elvira Syamsir
Summary by : anin
Kunjungan : 274  kata: 300   Diterbitkan di: Maret 24, 2008
Untuk mencapai
keberlanjutan konsumsi pangan diperlukan aksesibilitas fisik dan ekonomi
terhadap pangan. Aksesibilitas tercermin dari jumlah dan jenis pangan yang
dikonsumsi oleh rumah tangga. Sehingga, data konsumsi pangan secara riil dapat
menunjukkan kemampuan rumah tangga dalam mengakses pangan dan menggambarkan
tingkat kecukupan pangan rumah tangga. Secara implisit, perkembangan tingkat
konsumsi pangan tersebut juga merefleksikan tingkat pendapatan atau daya beli
masyarakat terhadap pangan.
Akibat krisis
ekonomi yang berlangsung sejak 1997, terjadi penyesuaian pemenuhan kebutuhan pangan
di tingkat rumahtangga. Penurunan daya beli menyebabkan masyarakat mengurangi
jenis pangan mahal dan mensubstitusinya dengan jenis pangan yang relatif murah.
Konsumsi beras sebagian  digantikan dengan
jagung dan umbi-umbian.  Tingkat konsumsi beras pada tahun 1999 menurun
sekitar 6%, sementara konsumsi jagung dan ubi kayu sedikit meningkat. Pada masa
pemulihan ekonomi (2002-2005), konsumsi beras dan jagung menurun, sedangkan
konsumsi ubi jalar dan ubi kayu meningkat. Peningkatan terbesar terjadi pada
konsumsi ubi kayu yang mencapai 17,2%.
Walaupun konsumsi beras cenderung menurun, tetapi tingkat
konsumsinya masih tetap tinggi dibandingkan sumber pangan karbohidrat
lainnya.  Saat ini juga terjadi
kecenderungan perubahan pola konsumsi pangan pokok kelompok berpendapatan
rendah yang mengarah pada beras dan produk pangan berbasis terigu termasuk mie
kering, mie basah dan mie instan. 
Perubahan ini perlu diwaspadai karena gandum adalah komoditas impor
sehingga perubahan pola konsumsi itu dapat menimbulkan kebergantungan pangan
pada impor.


Ringkasan lain tentang Tingkat dan Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Pasca 1997
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------