Halaman Utama Shvoong > Seni & Humaniora > Sex dan Perselingkuhan

.

Sex dan Perselingkuhan

Summary rating: 2 stars 4 Tinjauan
Pengarang : Agust Nasihin
Summary by : agustnasihin
Kunjungan : 505  kata: 900   Diterbitkan di: Maret 21, 2008
Membicarakan soal sex, sejak jaman dahulu kala bahkan saat jumlah manusia masih sedikit, misalnya diambil dari kisah saat jaman nabi Adam. Dimana saat itu selalu melahirkan sepasang anak laki dan perempuan,dan dinikahkan secara bersilangan dengan pasangan anak yang lahir berikutnya,namun terjadilah saat itu kecemburuan karena aturan pernikahan secara bersilang itu. Dikisahkan Habil mempunyai pasangan yang kurang cantik sementaa Khobil punya pasangan lahir yang cantik, dan aturanya Habil menikahi pasangan Khobil yang cantik dan khobil menikahi pasangan Habil yang kurang cantik, akibatnya karena kecemburuan Khobil yang tidak terima harus menikah dengan pasangan Habil yang mempunyai kecantikan kurang dibanding pasanganya, maka timbulah pembunuhan terhadap Habil dan menjadi sejarah pertama pembunuhan manusia saat itu. Dari kisah ini bahwa nafsu sex terhadap lawan jenis bila tidak mengikuti aturan akan berakibat fatal.
Lalu bagaimana dengan banyak kasus dimasyarakt dewasa ini tentang perselingkuhan, dari hasil pengamatan dari berbagi kasus di masyarakat perselingkuhan biasanya terjadi karena beberapa hal antra lain:
Pertama, karena iseng. Dikalangan orang dewasa yang sudah memiliki pasangan, sekalipun pasanganya sendiri sebenarnya tidak kalah cantik dan menarik dibandingkan dengan teman selingkuhnya, namun karena iseng pertemuan atau perkenalan yang kemudian dilanjutkan dengan hal-hal bersifat pribadi mengakibatkan terjadilah perselingkuhan.
Kedua, karena teman. Sangat benar bahwa bila mau melihat siapa jati diri seseorang bisa dilihat dari dengan siapa ia berteman,biasanya pengaruh teman dan lingkungan sangat mempengaruhi, misalnya sekalipun tadinya orang baik-baik dan setia terhadap pasangan namun dengan ajakan iseng kawan atau tawaran yang menggiurkan dari teman dikenalkanlah pada dunia malam, dan disana dikenalkan banyak perempuan dengan berbagai pilihan, awalnya hanya melihat-lihat saja, ibarat dipasar awalnya sekedar melihat-lihat baju yang bagus kemudian ada uang dikantong pasti ingin membeli, dan memang awalnya pun iseng ditempat, kemudian meningkat terus sehingga harus menyediakan tempat atau rumah sendiri untuk pasangan selingkuhnya, dan akibat berikutnya sudah ditebak, ketagihan dan mengulang terus, akibat paling parang setelah berlangsung beberapa waktu diketahui pasangan sah dan terjadilah perceraian.
Ketiga, karena umpan gula-gula dunia. Bisa saja di dunia bisnis untuk menjatuhkan lawan bisnisnya , bila tidak bisa secara teknis maka dengan cara iming-iming kecantikan daun muda untuk sekedar memperlancar tanda tangan pada tender proyek atau bisnis lain, bisa dijadikan senjata oleh lawan bisnis, bila tidak mau meluluskan bisnisnya akan disebarkan rahasia perselingkuhannya kepada pasangan yang sah misalnya. Atau untuk sekedar mendapat proyek besar harus menservis bos besar dengan menyuguhkan pelayanan wanita-wanita penghibur dan sebagainya, atau untuk melancarkan bisnisnya dari setiap pertemuan atau proses tanda tangan kontrak proyek dan sebagainya.
Keempat, alasan pembenaran dari kata-kata “makan pecel tiap hari apa enaknya, kan sekali kali makan sate diluar”.Kalau tidak hati hati kata-kata ini bisa menjerumuskan dan bisa dijadikan alat untuk pembenaran , sehingga mengalihkan perhatian terhadap pasangan sahnya dan terjadilah perselingkuhan juga.
Kelima,penyelewengan hak istimewa kaum pria. Memang di agama kaum pria dibolehkan poligami atau kawin dengan lebih dari satu pasangan. Masalahnya dimasyarakat modern seperti sekarang, kaum wanita kebanyakan tidak mau dimadu dengan wanita lain, akhirnya untuk memenuhi keinginan yang tersembunyi terjadilah perselingkuhan tersembunyi dan seperti biasa, lama-lama ketahuan juga dan akibatnya pun bisa di tebak sebelumnya.
Keenam, Alasan klasik, ekonomi. Ini biasanya dijadikan alasan kaum hawa untuk membenarkan tindakanya, alasan klasik karena terhimpit ekonomi dan tidak mau bersusah payah bekerja akhirnya mengambil jalan pintas dengan mencari pasangan yang bisa memberinya sumber keuangan. Padahal kalau mau mengikuti aturan agama, siapapun asal mau berusaha sedikit banyak tergantung usahanya bila tetapkan hati untuk mencari yang halal atau baikpun akan diberi, jadi tidak masuk akal kalau alasan klasik menjadi alasan perselingkuhan. Masihn banyak kok yang usaha baik-baik dan bisa bertahan hidup mengapa tidak dijadikan contoh saja.
Ketujuh, Hipersex. Yaitu keinginan sex yang diluar batas atau kebiasaan. Pada orang-orang tertentu yang memiliki nafsu sex tak terkendali oleh spiritualitas orang itu sendiri akan menjadi alasan bahwa itu menjadi syarat pemenuhan ia untuk bertahan hidup, atau tidak bisa, tidak melakukan dan kusus kasus ini harus ada penanganan kusus dengan yang orang yang secara medis atau psikiater yang bisa meluruskan orang tersebut.
Kedelapan, Kesenangan. Orang-orang yang banyak uang, banyak waktu dan kesempatan dan selalu bergaul dengan dunia hiburan dan wanita-wanita dengan segala jenis tipe dan kecantikan akan sangat rentan dengan perseligkuhan dan mungkin pertukaran pasangan dan berganti-ganti pasangan pun menjadi trend di kalangan mereka sendiri, dan ini bisa berlangsung lama dan akibat buuknya pun kelak dihari tua baru terasa, karena kehilangan waktu untuk membagun rumah tangga yang normal seperti layaknya dimasyarakat.
Dan masih banyak lagi kasus-kasus perselingkuhan, baik itu diawali oleh kaum pria maupun kaum wanita. Namun perlu menjadikan perhatian masing-masing pasangan, bahwa banyak diantara kasus-kasus yang terjadi, tidak berlangsung lama, tiga bulan atau paling lama tiga tahun, setelah itu terjadilah hal-hal yang tidak menyenangkan, seperti hilangnya keharmonisan rumah tangga, hilangnya perhatian terhadap keluarga, hilangnya sinar kehormatan keluarga, sampai paling parah terjadilah perceraian walaupun perselingkuhan bukan lasan satu-satunya perceraian. Namun yang jelas perceraian akan mengakibatkan anak-anak menjadi korban, baik hilangnya kasih sayang orang tua terhadap anak dan pasangan.
Dai uraian diatas menjadi suatu pertimbangan bagi siapa saja untuk memutuskan diri sendiri ,bahwa semua memang membawa kesenangan sendiri walau sesaat, namun sebaiknya dipertimbangkan berkali-kali karena dampak buruk yang berkepanjanganlah yang dikawatikan.Good luck!
@gust Nasihin.

Ringkasan lain tentang Sex dan Perselingkuhan
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------