Ketenaran
dan kekayaan membuat orang jenuh
menjalani hidup, tidak ada lagi impian atau cita-cita karena sudah memiliki
semua yang pernah diimpikan. Awal mula kejenuhan itu bisa dilihat dari
ketidakpuasan akan pasangan hidup, banyak
selebriti yang gonta ganti pasangan
karena tidak puas dan karena mereka bisa memperoleh apa yang mereka mau dengan
mudah, mereka bisa dengan mudah juga membuang apa yang sudah diperolehnya.
Dilanjutkan dengan alkohol dan akhirnya masuk ke yang lebih dalam,
drugs.
Majalah Tempo menuliskan bahwa Ikang
Fawzi pernah mengaku minum sampai teler dan akhirnya hampir mati
masuk ke dalam got tetapi akhirnya tertolong oleh kakaknya. Lain lagi dengan Gito
Rollies, dia baru benar-benar bebas dari
miras dan drugs
tahun 1995. Sebelumnya setelah turun panggung, "Drugs dan minum itu sudah
menjadi satu paket yang harus dikonsumsi." Demikian dikatakannya kepada
Tempo.
Mel Gibson
sempat menjadi soroton tajam media sebagai seorang tukang mabuk, berkali-kali
namanya muncul berkaitan dengan kasus alkohol. Mel
bahkan sempat berkata kasar dan rasis kepada seorang polisi karena mabuk tahun
lalu, dan kemudian ia mendapat hukuman untuk menghadiri grup alkoholik setiap
minggu lima kali untuk membebaskan
dirinya dari miras. Supermodel Kate Moss juga sempat akrab dengan
drug, bahkan Kate termasuk pemakai narkoba kambuhan. Pada 1998, model Calvin
Klein ini sempat menghabiskan enam minggu
di panti rehab, dan menyatakan diri
pada media untuk tak nge-drug lagi. Namun pada September 2005, Kate ingkar janji, dan tetap
membuktikan diri sebagai pecandu kokain! Kate tertangkap kamera tengah berpesta
narkoba bersama teman-temannya dan Pete Doherty (vokalis Babyshambles),
yang masih menjadi kekasihnya saat itu. Foto-foto Kate beredar luas di media, dan karir Kate pun berantakan. Beberapa nama
sempat muncul di media sebagai konsumer drugs yang akhirnya dihadapkan pada
meja hijau, seperti pelawak Doyok di tahun 2000 lalu, kemudian
koleganya, Polo, dan menyusul Gogon baru-baru ini. Selain itu
masih ada nama Derry Darusman – yang juga pelawak! Roy Marten,
dan sekarang yang lagi kasus adalah aktor Gary Iskak.
Overdosis
Beruntung bagi yang bisa keluar dari jerat maut
ini, tetapi banyak yang tidak survive. Marilyn Monroe ditemukan mati di Brentwood,
Los Angeles, California
tahun 1962 yang diperkirakan karena overdosis. Janis Joplin, rocker
wanita terkenal, ditemukan mati di Hotel Landmark di lantai 4 kamar 105, di
tahun 1970. Janis yang saat itu adalah seorang super star masih muda belia,
baru 27 tahun umurnya. Jimi Hendrix
yang juga mati karena obat-obatan di Samarkand Hotel di jalan Lansdowne
Crescent no 22, London
pada tanggal 18 September 1970.
Kemungkinan kematiannya karena minuman keras dan banyak obat tidur yang
ditelannya, dan meninggal karena menelan muntahnya sendiri. 3 Juli 1971, di
usia yang masih sangat muda, Jim Morrison, vokalis The Door
ditemukan terkapar di bathtub di Paris. Jim dikabarkan mati karena
overdosis heroin.
Ada
yang menyusul?
Kelihatannya dengan ulah yang ugal-ugalan dan
kepuasan yang tidak pernah terpenuhi, media akan selalu dapat menemukan nama
besar yang terkapar karena miras atau drugs. Semoga bukan Britney Spears,
gadis yang masih imut sebenarnya, juga jangan Lindsay
Lohan yang rapuh karena kaya dan jadi bulan-bulanan media,
apalagi artis nasional kita, jangan! Jangan! Jangan!
Ringkasan lain tentang Selebritis Dalam Jeratan Miras dan Drugs