Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Etika Pergaulan Menurut Islam

Etika Pergaulan Menurut Islam

oleh: wongbringin     Pengarang: H. Taufik Ismail; Lc
ª
 
“ Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat [49]:13)

Pergaulan adalah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar, bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang “masih hidup” di dunia ini. Sungguh menjadi sesuatu yang aneh atau bahkan sangat langka, jika ada orang yang mampu hidup sendiri. Karena memang begitulah fitrah manusia. Manusia membutuhkan kehadiran orang lain dalam kehidupannya.
Tidak ada mahluk yang sama seratus persen di dunia ini. Semuanya diciptakan Allah berbeda-beda. Meski ada persamaan, tapi tetap semuanya berbeda. Begitu halnya dengan manusia. Lima milyar lebih manusia di dunia ini memiliki ciri, sifat, karakter, dan bentuk khas. Karena perbedaan itulah, maka sangat wajar ketika nantinya dalam bergaul sesama manusia akan terjadi banyak perbedaan sifat, karakter, maupun tingkah laku. Allah mencipatakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya.
Maka dari itu, janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Anggaplah itu merupakan hal yang wajar, sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. Karena bisa jadi sesuatu yang tadinya kecil, tetapi karena salah menyikapi, akan menjadi hal yang besar. Itulah perbedaan. Tak ada yang dapat membedakan kita dengan orang lain, kecuali karena ketakwaannya kepada Allah SWT (QS. Al_Hujurat [49]:13)
Perbedaan bangsa, suku, bahasa, adat, dan kebiasaan menjadi satu paket ketika Allah menciptakan manusia, sehingga manusia dapat saling mengenal satu sama lainnya. Sekali lagi . tak ada yang dapat membedakan kecuali ketakwaannya.
Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita tumbuh kembangkan agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi sesuatu yang indah sehingga mewujudkan ukhuwah islamiyah. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya yaitu ta’aruf, tafahum, dan ta’awun. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan.
Ta’aruf. Apa jadinya ketika seseorang tidak mengenal orang lain? Mungkinkah mereka akan saling menyapa? Mungkinkah mereka akan saling menolong, membantu, atau memperhatikan? Atau mungkinkah ukhuwah islamiyah akan dapat terwujud?
Begitulah, ternyata ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ta’aruf kita dapat membedakan sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang.
Tafahum. Memahami, merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang ia sukai dan yang ia benci. Inilah bagian terpenting dalam pergaulan. Dengan memahami kita dapat memilah dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi, karena mungkin sifatnya jahat. Sebab, agama kita akan sangat ditentukan oleh agama teman dekat kita. Masih ingat ,”Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, yang selalu memberi aroma yang harum setiap kita bersama dengannya. Sedang bergaul dengan yang jahat ibarat bergaul dengan tukang pandai besi yang akan memberikan bau asap besi ketika kita bersamanya.”
Tak dapat dipungkiri, ketika kita bergaul bersama dengan orang-orang shalih akan banyak sedikit membawa kita menuju kepada kesalihan. Dan begitu juga sebaliknya, ketika kita bergaul dengan orang yang akhlaknya buruk, pasti akan membawa kepada keburukan perilaku ( akhlakul majmumah ).
Ta’awun. Setelah mengenal dan memahami, rasanya ada yang kurang jika belum tumbuh sikap ta’awun (saling menolong). Karena inilah sesungguhnya yang akan menumbuhkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada ummatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa. Rasullulloh SAW telah mengatakan bahwa bukan termasuk umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain.
Ta’aruf, tafahum , dan ta’awun telah menjadi bagian penting yang harus kita lakukan. Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah. Ikhlas harus menjadi sesuatu yang utama, termasuk ketika kita mengenal, memahami, dan saling menolong. Selain itu, tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya. Wallahu a’lam bishshawab.
Diterbitkan di: 01 Maret, 2008   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa akan jadi kalau pergaulan itu melampaui batas? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana adat pergaulan dalam islam terhadap dengan orang yang lebih tua, dengan teman sebaya, dengan orang yang lebih muda ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    selau hormat dan berkata santun, lemah lembut dan bijaksana 16 Desember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bisa lebih diperlengkap Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana caranya wanita-wanita di dunia dapat menjalankan syariat-syariat pergaulan dalam islam dengan benar..?? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    cukup pelajari Al-Quran... 01 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa dampak positif dan negatif pergaulan remaja muslim? tolong di jawab!!! :) ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    positive:terlindung dari syahwat. 01 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana sikap seoang perempuan yang baik dalam pergaulan ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    menjaga kemaluannya. 01 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saudara,apa dampak positif dan negatif pergaulan remaja? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    pergaulan remaja tergantung dpt dilihat dr sudut pandang yg mn? 01 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bener bgt penjelasannya, tapi saya punya contoh org yg baik didepan kita ternyata nusuk dari belakang itu di tempat kerja sampai pimpinan yg ga tau apa2 termakan hasutannya,bagaimana kt hrs bersikap ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kalu kt tdk snggup bicara, lbh baik kt cerita dg org lbh mngerti dan mnta pendapatny, di tempat kerja tsb. yg lbh mngetahui ,, 01 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana pergaulan antara ahwat dan ikhwan ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    perlu hijab 01 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian etika dan etika keluarga serta persamaan dan perbedaan keduaanya Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 2. erdin

    erdin Ardiansyah

    assalammualaikum...mohon ijin share...

    1 Nilai 25 Agustus 2011
  2. 1. Qorry tashya kurnia santi

    komentar saya

    assalamualaikum wr.wb kenapa si pergaulan itu harus di batasi dan kenapa pergaulan tidak blh berlebihan ???

    1 Nilai 09 Mei 2011
X

.