Rumah adalah suatu tempat
di bawah atap
dan disokong oleh
empat pilar, di mana hal-hal pribadi bebas dilakukan. Rumah yang damai, tidak
diragukan lagi, merupakan sebuah surga. Namun, kadang-kadang, pikiran kita
tidak stabil oleh sebab yang tidak jelas dan mencuri kedamaian itu secara
tiba-tiba. Hal ini terjadi hanya bila suatu hal masuk ke dalam alam bawah
sadar, kemudian mengendap dalam waktu yang cukup lama, dan setelah itu muncul
ke alam sadar. Beberapa hal tersebut adalah:
Rak
sepatu: rak ini
harus diletakan pada tempat yang cukup ventilasi dan harus
dirawat
agar bau yang keluar dari sepatu-sepatu tersebut tidak masuk ke
dalam rumah.Warna
tembok: warna yang tidak cerah, secara tidak sadar akan membuat kita
malas.Kipas
angin dan lampu gantung: merupakan hal yang penting memeriksa keduanya
secara periodik agar tidak jatuh karena pegangannya longgar. Secara tidak
sadar hal ini
dapat menciptakan ketakutan akan kejatuhan pada diri kita.Kalender
lama: benda ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekesalan ketika kita
sedang buru-buru membuat janji atau mengatur jadwal.Ventilasi:
paling tidak dua ventilasi diletakan pada arah berlawanan agar udara dapat
mengalir.Sumber
listrik dan alat elektronik: sumber listrik seperti saklar dan stopkontak
sebaiknya diletakan di atas tinggi rata-rata
anak lima
tahun untuk mencegah mereka kesetrum. Begitu juga alat elektronik, seperti
TV, radio, kulkas, mesin cuci, dan setrika listrik, sebaiknya diletakan
jauh dari jangkauan anak-anak.Jam
dinding: harus diletakan di tempat yang dapat dilihat dengan mudah dan
waktunya harus tepat agar kita berangkat ke tempat kerja tidak telat.Peralatan
yang digunakan sehari-hari, seperti sapu dan lap, sebaiknya diletakan di
tempat yang mudah dilihat agar tidak mencari-cari saat diperlukan.Meja
atau rak buku yang diletakan dekat pintu akan memberi kesan rapi dan tidak
mengganggu ruang gerak kita di dalam rumah.Benda-benda
yang mudah pecah, seperti gelas, harus segera dipindahkan dari lantai agar
tidak mengganggu gerak kita.Lantai
harus selalu bersih dan kering agar tidak membahayakan saat berjalan.Menggosok
gigi dan mencuci kaki sebelum merupakan hal yang sangat penting. Gigi dan
kaki yang kotor dapat menyebabkan mimpi buruk.Menyiram
kebun secara teratur selain dapat menjaga keindahan bunga dan semak-semak,
dapat juga menjaga kesehatan. Tidak diragukan lagi, keindahan taman dapat
menyegarkan pikiran dan membawa pikiran yang positif.Lantai
di bawah tempat tidur harus dijaga kebersihannya untuk mencegah bau apek
saat pintu kamar ditutup. Daun
pintu dapat mencegah serangga-serangga dan debu masuk ke dalam rumah.Pintu
masuk dan gembok yang kuat menciptakan atmosfir aman dalam pikiran.Tidur
dan bangun lebih awal membuat pikiran selalu terjaga sehari penuh.Saluran
air harus selalu dibersihkan sehabis digunakan agar tidak ada kotoran yang
menyumbat dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.Cicak
di dinding: yang jatuh untuk memuaskan rasa laparnya. Merupakan hal ynag
wajar, jika cicak memuaskan rasa laparnya, karena itu makanan atau
minuman, seperti susu, harus selalu ditutup.
Selain hal di atas, interaksi anggota keluarga juga dapat
membuat pikiran tentram. Interaksi yang dapat dilakukan antara lain:
(a) Sentuh
anak-anak kita dengan penuh cinta. Bermain pentak umpet dapat mendekatkan
hubungan kita dengan mereka. Selalu tersenyum agar mereka mau menceritakan
masalah yang dihadapi sehingga menemukan jalan keluarnya.
(b) Jangan
lupa selalu menggoda pasangan kita jika sedang berdua agar hubungan bertambah
erat dan bertahan lama.
(c) Jika
anak melakukan kesalahan, daripada memarahinya, lebih baik bersikap sabar dan
memberikan semangat agar mereka merasa dihargai dan motivasinya meningkat.
Seringkali anak tidak menyadari akibat perbuatannya, namun rasa mau berusaha
yang mereka miliki adalah hal yang positif.
Hanya keluarga yang anggotanya saling yakin dan percaya lah
yang dapat menjaga keutuhan dan kedamaian keluarganya.
Ringkasan lain tentang JADIKAN RUMAH KITA SEBAGAI SURGA DUNIA