Solidaritas Independen Bandung
(SIB) yang merupakan komunitas penggemar dan pelaku musik
underground membagikan
selebaran kepada pengguna jalan di depan Gedung Asia Africa Culture
(AACC), Senin (11/2/2008), yang isinya menyatakan turut
berkabung pada tragedi
9 Februari yang menyebabkan 10 orang tewas saat konser musik grup band Beside. Aksi
yang dimulai pukul 11.30 WIB ini diikuti oleh belasan pemuda yang memakai
pakaian hitam-hitam dari SIB. Mereka membagikan pamflet ukuran A3 yang berisi tulisan "
Underground Berkabung" kepada pengguna jalan yang kebetulan lewat di Gedung AACC,
Jalan Braga.
Ada
dua jenis pampflet yang bertuliskan sama dengan gambar yang berbeda. Pamflet
pertama bergambar tengkorak dan yang satu bergambar mawar. Selain ukuran A3,
ada juga pamflet yang ukurannya lebih kecil. Setiap orang yang diberikan
pamflet ukuran kecil ini, mereka diminta untuk tandatangan sebagai bentuk
berkabung dan dukungan bagi komunitas underground di Bandung. "Ini semacam
petisi dan juga in memoriam bagi tragedi 9 Februari lalu," ujar Utun,
anggota SIB. Tak hanya itu, mereka pun meletakkan karangan bunga turut berduka
cita di depan pintu utama Gedung AACC. Di sampingnya, ada juga karangan bunga
yang isinya sama dari manajemen Beside. Sekitar pukul 12.15 WIB, Gubernur Jabar
Danny Setiawan yang berkunjung ke
gedung AACC pun tak luput kena ''''todongan'''' mereka untuk menandatangani
pamflet. "Jangan sampai kami dipersulit untuk buat acara gara-gara insiden
ini ya pak," ujar salah seorang anggota SIB. Danny mengangguk sambil
tersenyum.