Wahana Messenger milik badan antariksa AS, NASA,
mengirimkan foto kawah di permukaan Planet Merkurius yang memiliki
struktur
geologi unik. Karena mirip laba-laba, para ilmuwan menamainya "The
Spider". "Bentuk menyerupai laba-laba yang terekam di foto
tersebut tidak mirip dengan apapun yang pernah kami lihat di tata surya," ujar Sean
Solomon, kepala ilmuwan misi Messenger yang berasal dari Carnegie Institution, Washington,
AS. Kawah tersebut terlihat di antara 1.213
foto yang dikirim Messenger saat melenting di orbit Merkurius pada 14 Januari
2008 lalu. Foto tersebut memperlihatkan kawah besar dengan lebih dari 100 garis
tipis menyebar dari pusatnya. Lubang kawahnya sendiri selebar 40 kilometer.
Kawah laba-laba itu terletak di
Cekungan Caloris yang merupakan salah satu
cekungan terbesar di tata surya.
Lebih besar
Hasil pengukuran menunjukan bahwa diameter
cekungan tersebut mencapai 1500 kilometer atau lebih besar dari pengukuran awal
menggunakan data-data Mariner 10, wahana pertama yang mendekati Merkurius pada
tahun 1974 dan 1975. Namun, data-data lebih lengkap baru terungkap sekarang
mengingat Mariner 10 hanya merekam 45 persen permukaan Merkurius dan sebagian
dari cekungan. Cekungan yang terbentuk sejak 3,8 juta tahun lalu akibat
tumbukan objek antariksa lainnya itu kelihatannya mengalami perubahan bentuk
karena aktivitas magma di bawah kulit atau mantelnya. Bukti-bukti foto lainnya
juga mendukung tanda-tanda aktivitas vulkanik tersebut. Namun, para geolog yang
terlibat dalam analisis data Messenger masih berdepat dan belum menyatakan kata
sepakat. "Masih ada sedikit keraguan, saya pikir, di dalam pikiran
sebagain besar dari kita dari tim geologi bahwa vulkanik tersebar di permukaan
Merkurius," kata Louise Prockter, salah satu anggota peneliti dari Johns
Hopkins University Applied Physics Laboratory di Laurel, Maryland,
AS.