Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Galaksi Bimasakti Terancam Ditabrak Awan Raksasa

Galaksi Bimasakti Terancam Ditabrak Awan Raksasa

oleh: tedifa     Pengarang : Teguh Vedder
ª
 
Gumpalan awan raksasa yang mengandung gas hidrogen dalam volume sangat besar tengah melesat mendekati piringan Galaksi Bima Sakti, tempat tata surya kita berada. Tabrakan dahsyat yang diperkirakan terjadi antara 20-40 juta tahun lagi akan menghasilkan kembang api spektakuler di langit. Objek tersebut diberi nama Awan Smith, diambil dari nama Gail Smith, seorang astronom AS yang mendeteksinya pertama kali pada tahun 1963 saat meneliti di Universitas Leiden, Belanda. Sejak ditemukan, para astronom masih berdebat apakah awan tersebut benar-benar mendekati galaksi Bimasakti atau menjauhinya. Rekaman data yang ada selama ini masih terbatas dan tidak jelas apakah objek tersebut bagian dari kabut Bimasakti atau masih bergerak ke arahnya. Sejauh ini, para peneliti hanya mendeteksi gas dan tidak ada satupun bintang di dalamnya. Satu-satunya cara melihtanya adlah dengan teleskop radio karena gas dingin tidak memancarkan cahaya, tetapi memantulkan gelombang radio. Jika dilihat dari Bumi, lebar gumpalan awan tersebut sebanding dengan 30 kali lebar Bulan. Dari kepala ke ujung ekornya cukup untuk menyelimuti rasi bintang Orion. Hasil pengamatan baru menggunakan teleskop radio terkendali paling besar di dunia, Teleskop Green Bank (GBT) di Virginia Barat, AS, menunjukkan bahwa objek tersebut bergerak ke arah galaksi Bimasakti. Bahkan, seperti dilaporkan gabungan tim astronom dari Observatorium Astronomi Radio Nasional AS (NRAO) dan Universitas Winconsin Whitewater dalam pertemuan Masyarakat Astronomi Amerika ke-211 di Austin, Texas baru-baru ini, gaya dorongnya telah menyentuh kabut Bimasakti. "Jika tabrakan terjadi, hal tersebut akan memicu lahirnya formasi bintang-bintang baru. Akan banyak bintang raksasa yang terbentuk, berumur pendek, dan meledak sebagai supernova yang memancarkan cahaya menyilaukan," ujar Ketua tim peneliti, DR. Felix Lockman, dari NRAO. Sebab, Awan Smith membawa energi sangat besar berupa gas hidrogen yang cukup untuk membentuk jutaan bintang seukuran Matahari. Awan Smith merupakan gumpalan gas yang berukuran panjang mencapai 11.000 tahun cahaya dan lebar 2.500 tahun cahaya. Objek tersebut saat ini berada 40.000 tahun cahaya dari Bumi dan 8.000 tahun cahaya dari piringan Bimasakti. Objek yang pantas disebut kabut monster di ruang kosmos ini bergerak dengan kecepatan 240 kilometer perdetik dan diperkirakan menabrak piringan galaksi Bimasakti dengan kemiringan 45 derajat. Tabrakan akan terjadi di pinggir piringan Bimasakti yang jarak ke pusatnya hampir sama dengan jarak tata surya kita ke pusat galaksi. Namun, posisinya jauh dari tata surya kita, diperkirakan berjarak 90 derajat terhadap pusat piringan. "Kami tidak tahu dari mana asalnya, apalagi orbitnya membingungkan, namun kami katakan bahwa ia mulai berinteraksi dengan bagian terluar Bimasakti," tandas Lockman.
Diterbitkan di: 14 Februari, 2008   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    =kalau hal itu trjadi apakah galaksi bima sakti akan hancur? dan kalau hancur adakah kemungkinan kalau awan raksasa itu akan menambrak permukaan bumi kita??? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kayaknya nggak bro,untuk galaksi kita hannya ada perubahan tempat bintang dan bisa berubah bentuk galaksinya,bagi bumi gk bro mungkin hanya ada kekeringan 19 Maret 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    seandainya peradapan manusia masih ada pada waktu tersebut apakah tabrakan tesebut akan mempengaruhi kehidupan di bumi? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tidak,karena yg memengaruhi itu adalah diluar angkasa kita tidak akan dipengaruhi oleh tabrakan itu.hanya saja di bumi terjadi kerusakan misalnya gempa bumi yg kekuatannya3-5 skla rithcher 18 April 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah berdampak pada bumi ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa efect bagi Bumi? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    akan terjadi radiasi ultraviolet, kegersangan di permukaan bumi,dan mencairnya es di antartika dan artik 01 Juli 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah kejadian itu benar2.??? dan adakah video atau apapun yg dpt membuktikan kalau awan raksasa tersebut akan mendekat.??? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tentu saja benar adanya sebab benda yang ada di alam semesta ini banyak sekali dan bukan bumi saja, video nya ada kalo masih ada orang yang menshoot kejadian tsb. 13 Juli 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 21. MELI

    wl

    WOW....... BAGAIMANA CARA MENGATASI BENCANA ITU YA.........................

    0 Nilai 03 Juli 2011
  2. 20.

    MELI

    APAKAH YANG TERJADI JIKA BENCANA YANG SANGAT BESAR ITU TERJADI APA KAH KITA AKAN MATI DALAM WAKTU YANG SAMA

    0 Nilai 03 Juli 2011
  3. 19. ucu

    haxa tuhan yg maha kuasa yg yg menghendaki

    maza si ,

    0 Nilai 17 Mei 2011
  4. 18. pradana

    galaksi

    smua itu akan terjadi....jdi bnyak lha mndktkan dri sama yg maha kuasa..

    0 Nilai 08 Mei 2011
  5. 17. ancau

    ???

    bujur jua kah???????

    0 Nilai 09 April 2011
  6. 16. ery_c

    fhoito

    kalo ntu mua mang bner ,,, galaxi kita kitra bkalan d guncang heboh ma awan raksasa,, tolong donk kasi objek/foto awan raksasa tersebut biar nambah w3awasan kita mua nya,, thanks

    0 Nilai 04 April 2011
  7. 15. Ahmad

    Suatu saat akan terjadi bencana yg amat besar

    Aku yakin suatu saat akan terjadi bencana yg amat besar bagi Galaksi Bimasakti dan tidak tahu kapan itu akan terjadi...???

    1 Nilai 26 Maret 2011
  8. 14. deni syahputra

    +65+95694964

    jika tu benar2 terjadi...??? Tu kan diperkirakan manusia 40 jt thn lagi... Aku yakin itu pasti akan terjadi.

    0 Nilai 26 Maret 2011
  9. 13. Nafi

    Galaksi

    Tetapi kita tdk blh percaya klo terjadi sekitar 20 - 40 juta tahun lagi (Musyrik)

    1 Nilai 09 Maret 2011
  10. 12. anas

    plagiat artikel

    mang dibolehkan yah plagiat artikel di shvoong ? sepertinya gak bisa tuh..

    1 Nilai 22 Februari 2011
X

.