Saya seorang istri dan seorang ibu dua putra. Saya menyadari
di zaman ini
para wanita dituntut untuk
bekerja karena berbagai alasan. Saya cenderung menyukai ide istri yang bekerja di rumah namun karena beragam alasan saya harus memaksakan setuju juga dengan kemungkinan istri bekerja di luar. Ini sudah
menjadi polemik yang tidak berkesudahan. Wanita dianggap menjadi mahluk yang sulit dimengerti karena mereka cenderung melihat dengan pikirannya daripada dari mata fisik.
Jika dihubungkan dengan emansipasi, saya tidak yakin jika para pria ataupun para suami mendukung persamaan hak ini. Saya sangat feminis dalam artian bahwa wanita seharusnya berlaku tetap dalam kodratnya. Dalam hubungannya dengan pekerjaan, saya menyarankan para wanita bekerja segera setelah mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja. Kerja sambil sekolah atau kuliah adalah pilihan yang tepat bagi wanita untuk memulai karirnya. Setelah lulus jika ingin mendapatkan pekerjaan yang baik, para wanita harus memanfaatkan peluang yang ada. Lowongan pekerjaan akan terbuka lebar bagi para wanita lajang. Bekerja kerasnya pada tahun-tahun ini karena jika keputusan untuk menikah sudah di ambang pintu, para wanita harus siap-siap menjalani kehidupn lain dalan karir pekerjaan mereka.Tahun-tahun pertama pernikahan masih merupkan masa-masa aman. Jika seorang wanita sudah mempunyai anak, selayaknya ia memasuki dunia lain. Jika tetap memaksa untuk bekerja, siapkanlah hati untuk merasa bersalah meninggalkan
anak saat mereka masih terlelap dan merelakan waktu-waktu pertumbuhan anak-anak menjadi milik para pembantu dan menyesalinya di kemudian hari. Bekerja di rumah atau paruh waktu menjadi pilihan yang tepat bagi wanita pada tahap ini.Tapi semuanya tidak berjalan baik-baik saja. Tidak sedikit wanita yang diharuskan menjadi ujung tombak keluarga dan harus bekerja membanting tulang. Dan bagi wanita-wanita seperti ini, Tuhan mengaruniakan anak-anak yang hebat yang akan menjadikan pengalaman ibu mereka menjadi pelajaran berharga dalam hidup. Wanita adalah keindahan peran hidup. Betapa indahnya saat ia membuat suami merasa dibutuhkan, betapa indahnya saat ia membuat rumah yang nyaman bagi anak-anak dan betapa indahnya saat ia menyadari bahwa ia berarti segalanya bagi keluarga.
Ringkasan lain tentang Peran Wanita