.

PETI HARTA

Pengarang : Cerita Rakyat
Summary by : Dongeng
Kunjungan : 67  kata: 600   Diterbitkan di: Desember 29, 2007
Zaman dahulu, kerajaan
cina diperintah oleh raja Matahari. Raja ini mempunyai seorang putrid
jelita yang bernama Bulan Perak. Mereka tinggal dalam istana Kristal
di tepi laut biru. Sehari-hari Bulan Perak bermain bersama Pik dan
Pok dua anak kerdil.
Bulan Perak jatuh cinta
pada seorang pangeran dari India. Pangeran itu tamoan, gagah, pandai,
dan kaya raya. Pendek kata, cocok untuk dijadikan suaminya.
Sayannya, Raja Matahari
ragu-ragu.
“Kita harus yakin bahwa
bahwa Pangeran Amon tidak pelit,”kata raja. “Tak ada gunanya
punya suami kaya tapi pelit.”
Maka diundanglah Pangeran
Amon ke istana Kristal.
“Kita harus
mengamat-amatinya baik-baik,”kata raja. “Jika dia mau member upah
pada koki dan tukang cucinya, berakti memang dia seorang pangeran
yang pemurah.”
Sebuah kapal bersaput emas
dengan layar jingga dikirim untuk menjemput Pangeran Amon.
Berhari-hari kemudian Nampak kapal itu berlayar mendekati istana
Kristal dipuncak karang. Bulan Perak duduk diserambi istana,
mengawasinya.
Tiba-tiba angin berbalik,
kapal yang indah itu terseret kembali ketengah laut. Nahkodah tak
berdaya. Bulan Perak cemas. Entah kapan Pangeran Amon bisa sampai ke
pantai. Ia lalu mengambil perahunya yang terbuat dari kulit tiram
raksasa, yang ditarik oleh dua ekor angsa hitam.
“Perahuku ini takkan
tergantung pada arah angin,”kata Bulan Perak. “Angsa-angsaku akan
menariknya kesana.”
Bulan Perak memerintah Pik
dan Pok naik perahu tiram menjemput Pangeran Amon.
“ikutlah dengan
kami,”seru mereka pada Pangeran Amon. “Angsa hitam ini akan
menarik kita selamat samapi kepantai.”
“Baiklah,”jawab
Pangeran Amon. “Tapi aku harus membawa peti harta ini.”
Pangeran Amon melonjat
dari kapal bersaput emas, turun keperahu tiram. Tak lama kemudian
perahu itu sudah melaju kepantai ditarik dua ekor angsa hitam.
“Aku harus membawa peti
harta ini,”katanya lagi. “isinya hadiah-hadiah buat Bulan Perak,
Raja Matahari, dan seluruh penghuni istana.”
Pik dan Pok sangat ingin
melihat isi peti harta itu. Ketika Pangeran Amon sedang memandang kea
rah istana Kristal, mereka menggotong peti harta kepinggir perahu dan
mengintip isinya. Malahan mereka mengacak-acak isi peti, mencari
hadiah yang mungkin akan diberikan pada mereka. Karena lengah dan
kurang hati-hati, peti itu pun jatuh kelaut.
Sial, jika Pangeran Amon
datang tanpa membawa hadiah, dia akan dikira pelit, apapun alasan
yang diberikan.
“Kita harus minta tolong
pada Putri Mutiara.”kata Pik. Ditiupnya peluit emas untuk memanggil
Putri Mutiara, seorang putrid duyung yang tinggal didasar laut. Dari
dasar laut muncul lah Putri Mutiara, kulit dan wajahnya putih pucat,
bagaikan mutiara. Pik minta tolong kepadanya untuk mencarikan peti
harta yang kecebur kalaut.
“Buat apa kuserahkan
padamu? Aku juga ingin punya perhiasan yang indah-indah,” Kata
Putri Mutiara.
Pik berpikir keras,”begini
saja, kutukarkan peti itu dengan jatah kue coklatku selama
sebulan,”katanya sambil tersenyum.
Yah, didalam laut banyak
sekali perhiasan indah-indah dari kapal-kapal yang keram. Tapi …
kue coklat? Memang tak ada. Putri Mutiara akhirnya setuju.
Pangeran Amon dapat
mempersembahkan hadiah-hadiah indah untuk Bulan Perak, dan juga untuk
seluruh penghuni istana. Dia diterima dengan upacara kehormatan
sebagai calon menantu Raja Matahari.
Semua merasa gembira.
Lebih-lebih putrid Mutiara. Setiap hari, selama sebulan, dia duduk
diatas karang sambil makan kue coklat.

Ringkasan lain tentang PETI HARTA
PETI HARTA  oleh  Cerita Rakyat    2007 
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------