Bagaimana mungkin mereka para
anak anak
jalanan,
orang tidak mampu bisa mengubah masa depan mereka?. Akh....nuraniku tersayat perih ketika aku bertemu mereka, mendengar tentang derita nasib mereka. Aku sendiri belum punya apa
dan siapapun
bahkan kebutuhanku sendiri aku saja belum sanggup, Tapi mengapa engkau menyiksa jiwa dan pikiranku, bahkan tubuhku merinding, mataku menetes secara alamiah mersakan penderitaan mereka yang
gak kunjung habis habisnya. Bukankah sudah ada orang lain, organisasi, atau yayasan lain yang peduli dan mengurus mereka?. Cukupkah dengan menyumbang seadanya?, menyediakan rumah singgah, memberi pakaian bekas, nasi bungkus, atau bahkan memberikan mereka angpaw/amplop disaat ada hari besar keagamaan?. Akh...nuraniku kau obrak abrik juga otakku yang gak seberapa ini. MEMANG TIDAK CUKUP!. Bukankah jauh lebih besar penderitaan dan siksaan yang mereka alami?, Tidur di kaki lima, paginya bangun sperti kambing dgn siraman airparit/bekas cucian, Diperkosa, disodomi, dikejar kejar, ditendang, dipukul, bahkan ada yang samapi dibunuh. Haruskah mereka
jadi santapan panggangan matahari, debu membunuh/menutup pori2 mereka, asap jadi menu utama udara bagi hidung mereka?. Haruskah mereka DICUEKIN!.... dan jadi tumbal2 penguasa kegelapan?. Jadi, apa yang harus aku lakukan NURANIKU......... Kamu tahu bukan?, bahwa setiap manusia itu diberikan Karunia CINTA dan KELEBIHAN/TALENTA Oleh Tuhan, Sang Pencipta pada saat manusia dilahirkan?. Ya, Benar sekali itu!. Nah, pakai dong karunia cintamu pada mereka dengan mendongkrak, menuntun, memfasilitasi, beri mereka semangat untuk Bangkit, niat untuk menggunakan kelebihan/talent mereka untuk masa depang baru yang baik. Gak usah dulu rame rame dibantu, satu satu orang saja dulu. Itu Intinya, Kurang efektif kalo bantu mereka rombongan sekaligus, makanya sering orang2 yg peduli sama mereka kewalahan bahkan menyerah..Terus, kalo yang satu itu berhasil, suruh juga dia harus mampu memberhasilkan kawan/oranglain yang berlatarbelakang sama nasib dan talentanya. Ok lah, ntar aku lanjutkan lagi, aku sedang menulis konsepnya pada sebuah buku. Tunggu ya dan mohon didoakan agar aku punya kekuatan.
Ringkasan lain tentang MASA DEPAN MEREKA?