Pernahkah anda ingin sekali berbuat sesuatu ( misal mulai diet, mulai berolahraga, mulai menabung, mau
memulai suatu bisnis baru) dan anda menundanya karena setiap kali ingin memulai sesuatu, sealu ada yang muncul.....yaitu....jangan-jangan
kalau saya memulai ini nanti hasilnya malah begini....nanti begini....dan seterusnya (padahal tu semua hanyalah ada di
pikiran kita saja). Hanya saja, kata ''kalau'' ini biasanya jadi alasan banyak ornag untuk
tidak bertindak, untuk tidak melakukan sesuatu. Selalu ''kalau'' aku
punya waktu lebih banyak, ''kalau'' aku punya dananya, ''kalau'' aku punya
kesempatan dan sebagainya.
Saya pernah punya teman yang terbiasa dengan kata-kata ''kalau'',
sehingga cukup sering menghambat kemajuannya. Meskipun semua kata-kata
itu diucapkan dengan tanpa sengaja, tapi ternyata cukup terasa oleh
orang lain yang mendengarnya.
Pernah suatu hari saya pergi bersama dia untuk menemui klien, dan
sepanjang perjalanan tersebut, berbagai kondisi dan situasi
diciptakannya lewat kalimat-kalimat ber''kalau'' itu. "Kalau nanti orang
itu tidak mau, nanti
bagaimana? Kalau dia bertanya mengenai ini, terus
nanti bagaimana menjawabnya? Kalau nanti dia ternyata tidak ada di
tempat, nanti bagaimana? Terus....kalau..kalau ..nanti
bagimana....terus dikeluarkan.......
Saya terus berusaha menjawab berbagai pertanyaan tersebut..sampai
kemudian muncul sebuah solusi dari sang sopir mobilnya, yah non, kalau
nanti bagaimana mah...bagaimana nanti.....
"kalau nanti bagaimana.....itu bagaimana nanti....."
Saya berusaha terus menerus menjawab pertanyaannya, tapi ternyata
hanya satu kalimat dari sang sopir, maka semua pertanyaan
terjawab....memang sangat betul bahwa kita perlu mempersiapkan segala
sesuatu....bisa dengan pertanyaan kalau nanti begini/begitu, nanti
bagaimana? Tetapi yang paling penting juga kita perlu ketahui, bahwa
kata ''kalau'' yang terlalu banyak digunakan justru akan melumpuhkan
kita, membuat kita tidak berani bertindak, membuat kita serba ragu dan
tidak ada
action sama sekali.
Ternyata solusi itu cukup mudah......Nanti bagaimana...kita
selesaikan dengan bagaimana nanti.....Sangat simple dan sederhana kan?
Bagaimana pendapat anda?
Ringkasan lain tentang Kalau begini...nanti bagaimana?