Halaman Utama Shvoong > Seni & Humaniora > Kebaikan VS Kekecewaan

.

Kebaikan VS Kekecewaan

Summary by : Leonardus
Kunjungan : 69  kata: 600   Diterbitkan di: Nopember 27, 2007
Jika membicarakan masalah film, saya sangat yakin Anda semua
termasuk orang yang suka menonton film. Saya pribadi sangat menyukai
film-film dimana saya bisa mempelajari banyak hal di sana. Salah satu
film yang berkesan bagi saya (sebelum tahun 2000) adalah film perang
yang berjudul "Shot Through The Heart", sebuah kisah perang Jerman yang
terjadi di kehidupan perang dunia kedua.

Dikisahkan di sana tentang dua orang sahabat yang sejak kecil selalu
bermain bersama, namun saat telah masing-masing berkeluarga, dihadapkan
pilihan untuk memilih kubu masing-masing. Jerman Barat atau Jerman
Timur. Dengan pilihan yang bertolak belakang disana, mereka berdua
tumbuh menjadi seorang ''sniper'' penembak jitu yang bisa mematikan musuh
dengan sekali tembakan.

Di akhir kisah itu sendiri, sang sahabat dengan hati yang sangat
terluka harus menembak mati sahabatnya sendiri dengan sebuah tembakan
jitu di hatinya, dan sahabatnya harus tewas di depan keluarganya
sendiri.

Saya sangat terkesan karena sepanjang perang tersebut mereka tanpa
ragu saling menembak musuh mereka, tetapi begitu tahu bahwa akhirnya
mereka saling berhadapan, mereka memiliki ''conflict of interest'' yang
amat sangat. Mereka tidak ingin saling menembak tetapi akhirnya hidup
membuat mereka harus memilih, dan itu adalah pilihan yang sangat tidak
mengenakan yang dibuat. Sahabat tapi saling menjatuhkan, itu adalah
kepahitan yang amat sangat.

Kita hidup di dunia ini juga mengalami hal yang sama. Terkadang kita
merasa kok teman kita menolak ide kita yah, kok dia juga tega-teganya
berbicara yang jelek-jelek tentang kita ke teman-teman kita yang lain.
Perasaan kita hancur karena kita merasa sudah berbuat begitu baik untuk
mereka, kok tega mereka mengkhianati kita. Perasaan dikhianati itu
terasa seperti ditusuk dari belakang.

Tapi jika kita mau menyadari satu hal bahwa saat kita  berbuat baik
ke orang lain, maka balasan yang kita terima adalah kekecewaan. Jika
kita tidak pernah berbuat baik ke orang lain maka kita tidak akan
pernah menghadapi kekecewaan itu sendiri.

Sungguh suatu hal yang tidak pernah kita sadari sebelumnya. Kita
selama ini berharap dengan kita berbuat baik, maka orang lain akan
menghargai kita, minimal mengingat jasa kita. TETAPI meskipun balasan
untuk kita berbuat baik adalah kekecewaan, tetaplah berbuat baik.
Kekecewaan itu akan muncul kalau kita berbuat baik dengan tujuan agar
orang lain tetap mengingat kebaikan kita, tetapi jika kita berbuat baik
dengan sambil lalu tanpa berpikir apa keuntungan untuk kita di masa
akan datang, niscaya kita tidak akan pernah mengalami kekecewaan
meskipun kebaikan kita selama ini disalahgunakan bahkan disalahartikan.

Siapkah Anda Menuai Kekecewaan Hari Ini karena berbuat baik?

Ringkasan lain tentang Kebaikan VS Kekecewaan
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------