Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Nonton Balet

oleh: NasrulAzwar     Pengarang : Ninok Leksono
ª
 
Tetapi yang ingin diangkat dari karya Tchaikovsky yang lain adalah Balet Danau Angsa, atau Swan Lake. DI musim panas Swan Lake termasuk tontonan yang diminati oleh para turis yang sedang berada di Moskwa. Pergelaran Swan Lake Agustus lalu tidak di Bolshoi, tetapi di sebuah Aula Konser yang berukuran besar, mungkin muat untuk 1.500 orang, di Hotel Cosmos yang juga amat besar.Dari segi riwayatnya, Swan Lake–yang dianggap sebagai yang terakhir dari balet-balet besar Rusia abad ke-19–merupakan karya yang memiliki intensitas emosional besar, koreografi baru (inventive), musik agung, dan secara keseluruhan merupakan drama tari liris dan secara musikal-psikologis menggerakkan perasaan. Tchaikovsky yang melihat balet sebagai "yang paling bersih (innocent) dan paling mengandung moral di antara seni", lalu mengusulkan alur cerita bagi Swan Lake. Perlu dikisahkan di sini, bahwa beberapa tahun sebelumnya, untuk hiburan satu keluarga, ia telah menggubah satu balet kecil yang didasarkan pada sebuah dongeng Jerman, tentang penyihir jahat yang suka mengubah gadis muda menjadi burung. ada yang menjadikan Sang Pangeran harus meratapi Ratu Angsa yang lenyap; dan ada pula yang menyirnakan Sigfried, sehingga Odette dan Odile bengong terpana di tepi danau. Konduktor yang memimpin orkestra tidak suka dengan musik Tchaikovsky, dan balerina yang memerankan Odette mengaku, bahwa bagiannya terlalu sulit untuk ditarikan sehingga ia pun merasa bebas untuk menyisipkan musik dan koreografi yang disukainya dari balet lain.elas bahwa balet ini dikoreografi oleh dua orang yang memiliki ide berbeda mengenai tari, tetapi hal itu tidak mengalihkan perhatian orang dari keajaiban dan keelokan balet ini. Ia memberi Odette gerakan lengan dan tangan menyerupai sayap yang mengepak-epak, irama kaki yang bergetar ritmis, dan gestur mempesona. Cerita disuguhkan melalui adegan-adegan mimik dan tari, dengan koreografi yang juga berisi solo, duet, trio, serta tari nasional (Spanyol, Hungaria, Neapolitan, dan Polandia) yang brilian. Yang penting, perlu disebutkan di sini, bahwa pemeran pertama Ratu Angsa baru adalah Pierina Legnani (1863-1923), prima ballerina assoluta–julukan yang di Rusia hanya diberikan bagi balerina yang amat hebat–asal Italia. Petipa dengan jitu memilih balerina yang sebelumnya telah mempesona publik Rusia dengan kecanggihan teknik yang belum pernah terlihat di Rusia itu.Peran ganda ini dilihat sebagai salah satu yang paling menantang dalam repertoar balerina, tidak hanya karena kesulitan tekniknya, tetapi juga karena penari harus–dalam peran berganti-ganti–memeragakan baik kesucian dan kejahatan dengan keterampilan sama.
Diterbitkan di: 10 Oktober, 2007   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.