Buah Hati dan Binatang Kesayangannya
Summary rating: 3 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
157
kata:
300
Diterbitkan di: September 28, 2007
Sewaktu buah hati berumur
beberapa bulan, kadang-kadang kita memberikan oleh-oleh atau hadiah berupa
boneka binatang, ada boneka beruang, panda, kuda atau binatang lain yang
lucu-lucu. Seiring bertambahnya umur si buah hati dan sudah mulai mengenal
jenis-jenis binatang yang sesungguhnya, mulai timbul rasa untuk memegang atau
memiliki binatang tersebut.
Ketika kita sebagai orang tua
membelikan binatang yang diminta, betapa sang buah hati akan sangat gembira
dengan mainan barunya itu. Dipegang-pegang atau bahkan dipeluknya binatang
tersebut. Agar buah hati aman terhadap hewan peliharaannya, pilihlah binatang
yang aman, tidak membahayakan,
berbisa dan tidak menyerang si
pemiliknya. Misalkan kelinci, ikan, burung, hamster, kucing, anjing atau
kura-kura.
Saat mencapai usia lima tahun atau enam
tahun, anak sudah bisa mengexpresikan diri terhadap hewan peliharaannya. Ia
akan menyayangi, memeluk, gembira, bahkan sedih bila peliharaannya mati.
Meskipun kelihatannya sudah bisa diberikan tanggung jawab mengurus binatang, sperti
memberi makan, membersihkan kandang, dan memandikan, dianjurkan agar orangtua
tetap berperan. Misalkan membelikan buku-buku cara merawat binatang yang
dipelihara si anak. Bisa juga
browsing melalui komputer, mengajak anak ke pet shop membeli makanan hewan,
mengajak ke dokter hewan.
Selain keuntungan psikologis, anak bisa belajar tentang kehidupan dari
kehadiran seekor binatang juga banyak dampak positif bagi anak-anak yang
memelihara binatang.
Dengan memelihara binatang, diharapkan pertama,
mengajak anak berbagai kasih sayang dengan makhluk lain. Kedua, binatang juga
berfungsi sebagai ilmu pengetahuan bagi anak. Ketiga, hewan menjadi contoh yang
ampuh bagi anak-anak. Karena banyak buku bacaan yang mencontohkan melalui
binatang.