Kota Manado yang berpenduduk lebih
dari 500.000 jiwa kini bebas dari aktivitas
pedagang kaki lima atau PKL. Hampir seluruh sudut
Kota, terutama di pusat perdagangan
Pasar 45 dan kompleks pertokoan Boulevard, tidak lagi diwarnai aktivitas PKL. Selama 6 bulan belakangan
ini pemerintah kota terus melakukan “penggusuran” PKL sambil merombak sejumlah pasar-pasar liar di dalam kota.
Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi di Manado, mengatakan alasan pembersihan PKL tidak lain dalam rangka penataan kota, yakni agar lebih rapid an bersih menjadi kota wisata dunia tahun 2010. Sekarang ini jumlah polisi pamong praja di Manado mencapai 2000 orang, yang setiap hari melakukan ronda di seluruh wilayah kota.
Upaya penggusuran PKL itu mendapatkan kritik dari para pedagang. Mereka menyebut pemerintah kota kurang manusiawi. Ratusan PKL yang berdemo menuntut pemerintah kota menyediakan lahan bagi PKL kini balik diancam dan digugat oleh Pemerintah Kota Manado, dengan alas an menghina Walikota.
Ringkasan lain tentang Kota MANADO Bebas Dari PKL