Halaman Utama Shvoong
>
Seni & Humaniora
>
PENDIDIKAN ANAK
.
>
PENDIDIKAN ANAK
Summary rating: 3 stars
(2 Tinjauan)
Kunjungan : 166
Comments : 0
kata : 300
oleh :
sefrizal
Pengarang :
M. Syamsi Ali
Diterbitkan di: September 11, 2007
Dalam
Islam, berbicara mengenai
pendidikan
tidak
dapat dilepaskan dari asal muasal
manusia
itu sendiri. Kata "pendidikan" yang dalam bahasa arabnya disebut "tarbiyah" (mengembangkan, menumbuhkan, menyuburkan) berakar satu
dengan
kata "Rabb" (Tuhan). Hal
ini
mengindikasikan bahwa pendidikan adalah sebuah nilai-nilai luhur yang tidak dapat dipisahkan dari, serta dipilah-pilah dalam
kehidupan
manusia. Terpisahnya pendidikan dan terpilah-pilahnya bagian-bagiannya dalam kehidupan manusia berarti terjadi pula disintegrasi dalam kehidupan manusia, yang konsekwensinya melahirkan ketidak-harmonisan dalam kehidupannya itu sendiri.
Menurut Al Qur''an, asal muasal komposisi manusia itu terdiri dari tiga hal yang tidak terpisahkan: 1. Jasad. 2. Ruh. 3. Intelektualitas. Lihat QS. As Sajadah: 7-9).
Semua manusia adalah sama dalam komposisi ini. Mereka semua tercipta dan dilahirkan ke alam dunia ini dengan dasar penciptaan dan kehidupan yang tidak berbeda. Kesimpulan ini telah ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam berbagai haditsnya, al:
"Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas dasar fithrah. Hanya saja, kedua ibu bapaknya yang menjadikannya yahudi, nasrani, atau majusi" (hadits)
"Setiap hambaKu Aku ciptakan dengan kesiapan menjadi lurus (baik). Hanya saja, syetan-syetan menjadikan mereka tergelincir (dalam kesesatan)" (hadits Qudsy).
Bahkan Al Qur''an itu sendiri dengan tegas menyatakan bahwa komposisi penciptaan yang sempurna ini (ahsanu taqwiim) dan diistilahkan dengan "fithrah Allah" (insaniyah/kemanusiaan), tidak mungkin terganti atau terubah. Lihat QS: Ar Ruum: 30. Hakikat ini terkadang pula disebut "Sunnatullah" (hukum Allah). Lihat QS: Al Ahzaab: 33, QS: Faathir: 35, dan QS: Al Fath: 48.
Ringkasan lain tentang PENDIDIKAN ANAK
Daftar Pustaka
PENDIDIKAN ANAK
oleh
M. Syamsi Ali
2007
Mohon ringkasan ini dinilai :
1
2
3
4
5
Mohon ringkasan ini dinilai :
1
2
3
4
5
Terima kasih atas penilaian anda
>
Kutipan
Manusia
Pendidikan
Kehidupan
Qs
Dengan
Tidak
Dalam
Ini
Buat kutipan untuk ringkasan ini
Komentar
Tambahkan komentar Anda
------
Terjemahkan
Write
Cetak
Kirim
Link
Orang yang membaca ringkasan ini juga membaca:
Ibnu Rusyd; sang filosuf peletak tonggak perbedaan
Humanisasi Pendidikan dalam Perspektif Islam
PENDIDIKAN ISLAM SIFATNYA TERPADU
Sebuah Perang untuk Keterpukauan
Perjumpaan Pribadi dengan Kristus
Dead Poet Society
Peluang dalam Setiap Masalah
KUALITAS GURU SEBAGAI KUNCI UTAMA DALAM KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
Tangan Kosong, Teresia dari Lisieux
Organisasi dan Pengorganisasian
Pengguna Shvoong Terbaru
Lainnya tentang Seni & Humaniora
Galaksi Bimasakti Terancam Ditabrak Awan Raksasa
ANAK CERDAS DAN KREATIF BERKAT ALUNAN MUSIK
Bandung Masuk 5 Besar Dunia Komunitas Musik Underground
Indische Partij
Galileo Galilei Dihukum karena Kecerdasannya
9 Konsep Kebohongan Wanita tentang Pria
Paling populer
.
.
Daftarkan diri
Tentang Shvoong
Masuk
Email
Password
Masuk
Summarize Human Knowledge
›
Bergabunglah dengan kami!
«
»
home
Buku
Teknologi & Internet
Film
Sains
Seni & Humaniora
Bisnis & Ekonomi
Hukum & Politik
Ilmu Sosial
Kedokteran & Kesehatan
Surat kabar
Tulis sekarang
Popular Subjects:
Arkeologi
Sejarah Seni
Kajian Keagamaan - Umum
Sejarah
Sejarah Kedokteran dan Sains
selanjutnya »
Linguistik
Musikologi
Kajian Agama Yahudi
Teori & Kritik
Studi Film dan teater
Kajian Kristen
Kajian Keislaman
Kajian Agama-Agama Asia
Arts
Filsafat
.
Top Writers
Bahasa |
▼
English
Español
Português
polski
عربي
Български
简体中文
čeština
Dansk
Nederlands
English
فارسي
suomi
Français
ქართული
Deutsch
Ελληνικά
עברית
हिंदी
Magyar
Indonesia
Italiano
日本語
한국어
Melayu
Norsk
polski
Português
Română
русский
Српски
Español
Svenska
ภาษาไทย
繁體中文
Türkçe
Узбек тили
Tiếng Việt
Pembuat ringkasan
Tulis
Blog
Hubungi Kami
Kutipan
Pengiklan
Link ke kami
Persetujuan pemakai
Hubungi Kami
Peta situs
Afiliasi
Tentang Shvoong
Blog