• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Kedamaian Hingga Fajar

.

Kedamaian Hingga Fajar

oleh : sefrizal     

Pengarang : Syamsi Ali

Menyambut Laelatul Qadr dengan pengertian seperti inilah yang kemudian membawa kehiduoan "rabbany", yaitu suatu
kehidupan yang senantiasa menjaga nilai-nilai kesuciannya bersama Ilahi. kehidupan yang di dalamnya tidak merajalela kemungkaran, dan bahkan terkadang menjadi bagian dari kehidupan yang dianggap normal (kasus lokalisasi pelacuran dan perjudian). Penggambaran kehidupan seperti ini yang disebutkan dalam ayat: "Turunlah para malaikat pada malam itu dan juga Ruh (jiblril) dengan izin Tuhanya dengan segala urusan". Suatu kehidupan yang jauh dari cahaya Ilahi tidak mungkin akan diasosiasikan dengan malaikat karena malaikat adalah simbiol kesucian, makhluk yang tidak pernah bersentuhan dengan dosa-dosa. Gambaran ini diperkuat dengan ayat Allah: "Seandainya penduduk negeri itu beriman dan bertakwa, sungguh Kami akan bukakan bagi mereka pintu-pintu berkah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami adzab mereka atas upaya mereka sendiri" (al A''raaf: 96).
Kehidupan yang penuh berkah inilah, yang di dalamnya dipenuhi ketaatan, ketakwaan, kesadaran ilahiyah, kehidupan Rabbany, akan membawa kedamaian sejati. "Salaam" (kedamaian, ketentraman, kesejukan) hidup akan dirasakan oleh semua pihak "hingga terbitnya fajar" di pagi hari. Fajar kematian, menemui ajal dengan tenang pada tataran individu, dan mengakhiri peradaban manusia dengan datangnya Kiamat pada tataran kehidupan sosial. Dan ketenangan seseorang dalam menghadapi maut, serta ketentraman peradaban hingga datangnya Kiamat hanya bisa diraih dengan kesuksesan kita meraih "Buah" Laelatul Qadr; Al Qur''an al Kariim.
Allahumma ar hamnaa bil Quraan, waj''alhu lanaa imaaman wa nuuran wa hudaan warahma. Allkahumma ''allimnaa minhu maa jahilna wadzakkirnaa minhu maa nasiina. War zuqnaa tilaawatahu ''anaal lael wa athraafan nahaar. Waj''alhu lanaa hujjatan ya Rabbal''aalamiin. Amin ya Rabbal ''aalamiin!!
Diterbitkan di: September 10, 2007

Komentar

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.