Perkembangan dan pembangunan sebuah kota tak lepas dari partisipasi masyarakat. Demikian pula yang terjadi di Prabumulih,
Kota kecil di sebelah Tenggara Palembang, ibukota propinsi Sumatera Selatan, Indonesia.Dalam usianya yang relatif muda, wilayah yang baru disahkan sebagai kota sejak tahun 2001 ini ramai dengan aksi unjuk rasa dari warganya yang tidak puas terhadap jalannya pemerintahan. Beragam issue dan kasus yang disuarakan masyarakat sipil Prabumulih, antara lain, korupsi, tata ruang, pemerintahan yang baik dan sehat (good governance), pengelolaan lingkungan hidup, perburuhan dan lain-lain.Aksi-aksi protes tersebut sebagian membuahkan hasil yang positif bagi
perkembangan kota Prabumulih. Yang pasti, ia telah melahirkan tumbuhnya kesadaran warga kota
untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Pemerintah Kota Prabumulih diharapkan mampu melihat kesadaran ini sebagai potensi untuk membangun kota Prabumulih yang lebih baik di masa mendatang.