Setiap
tahun,
kebutuhan manusia akan material kian meninggi. Populasi yang terus bertumbuh, percepatan industrialisasi, dan motif pencarian keuntungan, menyetir ekstraksi bahan baku dari alam menuju kondisi yang tak berkelanjutan.Hal yang sama terjadi pada kebutuhan akan kayu.
Konsumsi kayu dunia saat ini melonjak drastis. Demikian pula dengan konsumsi produk kayu. Ambil contoh,
kertas. Pengguna komputer saja, dalam satu tahun diperkirakan menghabiskan kertas lebih dari 115 milyar lembar kertas per tahun. Belum lagi kebutuhan konstruksi, meubel, dan lain sebagainya.Arkian, kebutuhan ini mendorong kerusakan
hutan alam dan lingkungan hidup (
environment). Pendekatan penyediaan bahan baku oleh melalui industrialisasi telah gagal mengentaskan masalah ini. Alih-alih mengentaskan, malah memperparah keadaan.Makalah ini memuat sejumlah saran untuk melakukan efisiensi penggunaan kayu (
wood efficiency), penanggulangan sampah (Recovered Waste), Penggunaan kertas dari bahan non kayu (non-Wood Paper), Eco-labell (green lebelling) dan lain-lain. Ada pula sejumlah saran bagi para pengguna kertas, mulai dari penerbit, hingga pembaca buku.
Ringkasan lain tentang Menyoroti Konsumsi Kayu (Focus On Wood Consumption)