Tematik Bencana Ekologis, Kebijakan Hukum dan HAM, Kongres Rakyat Indonesia,
Jakarta 2 Juli
2007>
Nasib buruk juga diderita warga pemukiman
Pondok Gede Permai, kota Bekasi. Terhitung sejak tahun 1987, telah 7 kali kawasan
tempat
mereka tinggal dihantam banjir besar. Terakhir, pada bulan februari lalu
banjir setinggi 4 meter menenggelamkan sebagian besar rumah di sana.
Ibu-ibu dari pemukiman yang terletak di
antara dua sungai besar, Sungai Cikeas dan Cileungsi ini mengaku letih
mengadukan persoalan mereka ke
pemerintah. Padahal tuntunan mereka hanya berupa
perbaikan tanggul penanggulang banjir.
“Jawabannya selalu saja tidak ada dana,”
tutur seorang ibu yang mengaku sudah melaporkan ke DPRD Kota Bekasi, Walikota Bekasi,
bahkan DPRD propinsi Jawa Barat. Bahkan dalam satu kesempatan, seorang pejabat
yang pernah menerima pengaduan mereka memberikan jawaban, “Kenapa kalian tidak
pindah saja?!”