Halaman Utama Shvoong > Seni & Humaniora > Memuliakan Nama-Nama Allah Dan Mengganti Nama Untuk Tujuan Ini

.

Memuliakan Nama-Nama Allah Dan Mengganti Nama Untuk Tujuan Ini

Summary rating: 4 stars 2 Tinjauan
Summary by : sefrizal
Kunjungan : 210  kata: 300   Diterbitkan di: Agustus 02, 2007
TDiriwayatkan dari Abu Syaraih bahawa ia dulu diberi kunyah (sebutan, nama panggilan) "Abul Hakam", Maka Nabi s.a.w. bersabda kepadanya:
 
 "Allah s.w.t. adalah Al Hakam, dan hanya kepadaNya segala permasalahan dimintakan keputusan hukumnya", kemudian ia berkata kepada Nabi s.a.w.: "Sesungguhnya kaumku apabila berselisih pendapat dalam suatu masalah mereka mendatangiku, lalu aku memberikan keputusan hukum di antara mereka, dan kedua belah pihak pun sama sama menerimanya", maka Nabi bersabda: "Alangkah baiknya hal ini, apakah kamu mempunyai anak?" aku menjawab: "Syuraih, Muslim dan Abdullah", Nabi bertanya: "siapa yang tertua diantara mereka? "Syuraih" jawabku, Nabi bersabda: "kalau demikian kamu Abu Syuraih". (HR. Abu Daud dan ahli hadis lainnya).
 

Kandungan bab ini:
 
1-Wajib memuliakan Nama dan Sifat Allah walaupun tidak bermaksud demikian.
 
2-Dianjurkan mengganti nama yang kurang baik untuk memuliakan Nama Allah.
 
3-Memilih nama anak yang tertua untuk kunyah (nama panggilan).ulis ringkasan Anda di sini.


Ringkasan lain tentang Memuliakan Nama-Nama Allah Dan Mengganti Nama Untuk Tujuan Ini
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------