Halaman Utama Shvoong > Kemanusiaan > Misinterpretasi Kata "Mokusatsu" sebagai Penyebab Peristiwa Hiroshima-Nagasaki

.

Misinterpretasi Kata "Mokusatsu" sebagai Penyebab Peristiwa Hiroshima-Nagasaki

Summary rating: 4 stars 3 Tinjauan
Pengarang : Dewanti
Summary by : Demanes
Kunjungan: 288
kata: 300
Diterbitkan di: Juli 30, 2007
Mokusatsu dalam bahasa Jepang berarti "menanggapi dengan diam". Tahukah Anda?Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab peristiwa Hiroshima dan Nagasaki. Ketika perang terus berkecamuk, Jepang yang pada saat itu sedang melawan Amerika dan Sekutu memperebutkan daerah-daerah di pasifik dan Asia Tenggara, didesak pertahanannya dengan ancaman ultimatum dari Amerika. Amerika mengisyaratkan kekalahan Jepang dan menegaskan bahwa Jepang harus segera menyerah tanpa syarat (Unconditional Surrender), namun pihak Jepang sendiri menjawabnya dengan kata "mokusatsu". Dalam kebudayaan Jepang, istilah atau kata "mokusatsu" merupakan kata yang mengisyaratkan penegasan bahwa ia menanggapi namun harus berpikir sejenak. Namun di lain pihak, Amerika menerjemahkan kata "mokusatsu" sebagai penolakan Jepang terhadap ultimatum Amerika. Kontan Amerika yang mendengar jawaban tersebut langsung mengambil tindakan untuk menyerang Jepang dengan menggunakan senjata pemusnah masal yaitu bom atom, karena jawaban "mokusatsu" dari pihak Jepang tersebut dinilai Amerika sebagai pelecehan. Memang secara bahasa, "mokusatsu" berarti "membunuh dengan diam", mungkin Amerika menangkap pernyataan Jepang ini sebagai ancaman balik terhadap ultimatum, sehingga timbul kesalahpahaman, padahal kata "mokusatsu" itu sendiri diucapkan sebagai tanggapan bahwa Jepang akan mempertimbangkan ultimatum tersebut. Misinterpretasi kata "mokusatsu" ini menjadi salah satu hal yang menyebabkan peristiwa besar dalam sejarah, yaitu "Pemboman Hiroshima dan Nagasaki".
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.