Halaman Utama Shvoong > Seni & Humaniora > BM Syamsuddin: Pejuang Seni Tradisi, Karyanya Sulit "Ditemukan" Lagi

.

BM Syamsuddin: Pejuang Seni Tradisi, Karyanya Sulit "Ditemukan" Lagi

Summary rating: 5 stars 4 Tinjauan
Pengarang : Harry B Koriun
Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan : 192  kata: 300   Diterbitkan di: Juli 19, 2007
Pejuang Seni Tradisi, Karyanya Sulit "Ditemukan" Lagi
Bagi
dunia sastra Riau, BM Syamsuddin adalah seorang maestro. Sayangnya
setelah meninggal, pelan tapi pasti, namanya mulai dilupakan orang.
Karyanya juga sudah tak Ditemukan lagi kecuali di rak-rak buku para
koleganya.




"SEJAK
itu ke mana-mana saja pergi Wak Dolah, Atan mahasiswa Universitas
Lancang Kuning Jurusan Ilmu Sosial dan Politik smester tujuh mengambil
masa langkau itu tetap bersama-sama beliau. Memasuki perairan Sengkanak
hingga ke Kepala Jeri Pulau Terong, kadang-kadang menyeberang ke Bukum,
ditandai dengan keriat-keriut kalas dayung sampan-koleknya.
Mereka berdua beranak telah benar-benar hafal seluk-beluk perairan,
sekitar pedesaan pantai itu. Karena itulah pada saat-saat tertentu
dipandang mujur, sampan-koleknya melaut waktu pula bagi penduduk sekitarnya.. ."

Ringkasan lain tentang BM Syamsuddin: Pejuang Seni Tradisi, Karyanya Sulit "Ditemukan" Lagi
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------