Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>How To>Writing >Cara Mengurus Balik Nama Sertifikat Rumah di Kantor BPN

Cara Mengurus Balik Nama Sertifikat Rumah di Kantor BPN

oleh: eagle2013    
ª
 
  • Jika anda membeli sebuah rumah, maka langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah mengurus akta jual beli di kantor PPAT/PPAT Sementara (Camat). Dalam proses tersebut anda dan penjual perlu melampirkan :
    1. Foto copy KTP suami/istri (jika sudah menikah)
    2. Surat Nikah, jika sudah menikah (baik penjual maupun pembeli)
    3. Sertipikat Asli
    4. Bukti SSP (Surat Setoran Pajak) dari penjual
    5. Bukti SSBPHTB (Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dari pembeli
    6. Fotocopy IMB
    7. Fotocopy Kwintansi Jual Beli (Optional)
  • Setelah Akta jual beli selesai, maka langkah selanjutnya adalah mengurus balik nama sertipikat rumah atas nama anda sendiri. Hal ini perlu anda lakukan untuk memperkuat kepemilikan anda atas rumah tersebut. Adapun cara mengurus balik nama sertipikat rumah di kantor BPN adalah sebagai berikut :
    • Jika Pembeli Mengurus Sendiri :
    Jika mengurus sendiri tentunya anda harus repot. Langkah pertama yang anda lakukan adalah membeli Blanko Jual Beli (Warna Putih ) seharga Rp. 13.500 (mungkin di BPN lain beda harganya) dan materai Rp. 6.000 dua buah di Koperasi BPN (materai bisa beli di tempat lain). Selanjutnya isi surat permohonan yang dilampirkan dalam blanko jual beli tersebut dan tempelkan materai pada tempat yang ditentukan (jika bingung tanya petugas BPN). Lampirkan pula berkas-berkas :
    1. Fotocopy KTP dan KK penjual dan pembeli yang telah dilegalisir PPAT/PPATS
    2. Sertipikat Asli
    3. Akta Jual Beli Asli
    4. Bukti SSP
    5. Bukti SSBPHTB
    6. SPPT PBB Tahun Terakhir (jika belum terbit, urus dulu Surat Keterangan NJOP di kantor Dispenda setempat)
    7. Surat Pengantar PPAT/PPATS
    8. Setelah semua berkas lengkap maka berikan pada petugas terkait di BPN dan tunggu sampai anda dipanggil untuk membayar biaya pengurusan. Setelah membayar anda akan diberi kwintansi dan tanggal pengambilan berkas sertipikat.
    • Jika yang mengurus PPAT
    Jika yang mengurus balik nama sertipikat rumah anda adalah PPAT anda tentu tidak perlu repot. Namun anda harus melampirkan berkas-berkas sebagai berikut :
    1. Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli
    2. Akta jual-beli PPAT
    3. Sertifikat hak atas tanah
    4. KTP pembeli dan penjual
    5. Bukti pelunasan pembayaran PPh
    6. Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
    Dari kedua cara pengurusan balik nama sertifikat rumah tersebut, tentunya mengurus sendiri jauh lebih hemat dibandingkan dengan memakai jasa PPAT. Terserah anda memilih cara mengurus balik nama sertipikat rumah anda.
    Diterbitkan di: 16 Januari, 2013   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya mau nanya sertifikst rumah sudah di urus sampai kecamatan d urus sendiri , langkah selanjutnya ditujukan kemana dan dikenakan biaya berapa ? soalnya sertifikat rumah yg asli kebanjiran Lihat semua
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    bGimN mengurus balik nama sertipikat rumah, sedankan yang punya rumah (sertipikat) tidak tahu rimbanya Lihat semua
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa lama pengurusannya ( 1 Jawaban ) Lihat semua
    1. Jawaban  :    kalau berkasnya lengkap, satu minggu sudah selesai... 20 Februari 2013
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .