Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kota Palu

oleh: DlANDRA    
ª
 
Luas wilayah kota palu 395,06 km2, jumlah penduduk 271.709 jiwa, dan wilayahnya dibagi 4 kecamatan.

Sejarah pertumbuhan kota palu dimulai sejak 1945, dimana indonesia merdeka dan saat itu rakyat begitu bersemangat untuk membaharui daerahnya.

Berkat usaha yang gigih dan tersusunnya roda pemerintahan dari pusat ke daerah, sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 33 tahun 1952, maka terbentuklah daerah swatantra Tingkat I Donggala.

Secara berangsur-angsur susunan ketatanegaraan diperbaiki pemerintah pusat, dan kemudian terbitlah UU no 1 tahun 1957, dan UU no 9 tahun 1959 serta uu no 13 tahun 1964 tentang terbentuknya daerah Provinsi Sulawesi Tengah dengan ibukotanya di Palu.

Sesuai dengan keputusan DPRD Tingkat I Sulawesi Tengah di Poso pada tahun 1964, Pemerintah Daerah Tingkat II Donggala mempersiapkan segala sesuatunya menyambut kemungkinan Kota Palu sebagai Kota Administratif. Surat tersebut diperkuat dengan SK Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah no. 22/Ditpem/1974 dengan membentuk panitia peneliti kemungkinan Kota Palu menjadi Kota Adminitratif dan pada tanggal 27 september 1978, Menteri Dalam Negeri meresmikan Kota Administratif Palu dan melantik Drs. Kiesman Abdullah sebagai walikota yang pertama.

Sejalan dengan itu, Kota Palu ditetapkan pula sebagai Ibu Kota Propinsi Sulawesi Tengah sekaligus Ibukota Dati II Donggala, dan juga Ibukota Administratif Palu. Kota Palu merupakan kota ke-10 yang ditetapkan pemerintah sebagai kota administratif.

Berdasarkan landasan hukum tersebut, pemerintah kota palu melalui kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, mendukung dan merangsang titik secara timbal balik membangun wilayah Propinsi Dati I Propinsi Sulawesi Tengah pada umumnya dan Kabupaten Dati II Donggala.

Perkembangan selanjutnya Kota Administratif Palu secara makro berpijak pada kebijakan pembangunan berdasarkan pada Pelita I sampai dengan Pelita V. Pertumbuhan penduduk begitu cepat, terjadi lonjakan penduduk, dan Palu menjadi konsentrasi pemukiman penduduk.

Berdasarkan UU no 4 tahun 1994, dimana Palu menjadi daerah otonom (Kota Madya) menyebabkan meningkatnya industri dan perdagangan serta pendidikan, sehingga memancing derasnya arus urbanisasi.

Pada tanggal 7 juli tahun 1995, diresmikanlah anggota DPRD Daerah tingkat II Palu dan akhirnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Dati II Palu no. 1 tahun 1995 tentang hari jadi Kota Palu, maka telah ditetapkan bahwa tanggal 27 september 1978 adalah hari jadi Kota Palu.

Diterbitkan di: 19 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.