Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>How To>Writing >Contoh Latar Belakang Masalah Dalam PTK (Penelitian Tindakan Kelas))

Contoh Latar Belakang Masalah Dalam PTK (Penelitian Tindakan Kelas))

oleh: Yakussa    
ª
 
A. Latar Belakang Masalah
Secara garis besar pendidikan terbagi maenjadi dua kategori, pendidikan non formal dan pendidikan formal. Pelaksanaaan pendidikan non formal cenderung kondisional dan tidak terjadwal, pendidikan ini bisa terjadi dimanapun dan kapanpun, dan siapapun atau apapun bisa menjadi narasumbernya. Ketika subyek didik menerima pengetahuan baru maka pendidikan non formalpun sudah bisa dikatakan, akan tetapi ada yang paling berperan dalam pendidikan non formal ini yaitu keluarga. Untuk pendidikan formal penyelenggaraannya biasa terjadi di sekolah yang mana terjadwal, dan memiliki kalender akademik, administrasi dan staf pengajar yang terlatih.
Sekolah dasar merupakan lembaga pendidikan formal tingkat dasar yang tidak bisa dipandang sebelah mata, karena ditingkat ini karakter dasar dan salah satu pondasi pendidikan dibentuk. Pembentukan pondasi harus tepat, karena akan menjadi bekal bagi siswa di kemudian hari. Salah satu mata pelajaran yang menjadi prioritas dan penting adalah pendidikan agama. Ada beberapa alasan mengapa paendidikan agama harus ditekankan:
1. Pendidikan agama (agama) menjadi pedoman atau pegangan bagi setiap umat
2. Agama merupakan kontrol sekaligus panca indra dari ilmu pengetahuan
3. Agama mengajarkan keseimbangan hubungan antara sesama dan Pencipta
Pendidikan akhlak kiranya menjadi prioritas pendidikan agama baik terhadap pencipta maupun sesama. Karena sinergi dari alam akan tercipta ketika akhlak yang baik telah tercipta.
Dalam pendidikan agama ada poin-poin yang sangat ditekankan antara lain adalah sholat. Sholat pada konsepnya juga akan membentuk akhlak mulia. Bahkan pentingnya sholat juga disebutkan dalam Al-Qur’an:
Al – Baqoroh ayat 45 dan 110:
“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusu’ “
“Dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan “
Al ankabut ayat 45:
“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar “

Hal ini menunjukan betapa pentingnya sholat bagi kelangsungan umat. Mengingat pentingnya sholat maka sholat harus benar-benar didirikan. untuk memulai mendirikan sholat yang khusu’ dan sesuai dengan apa yang diharapkan dari sholat maka ketentuan-ketentuan dalam sholat pun harus diketahui terlebih dahulu.
Kenyataan yang ada di SDN Karangduren 01 kelas IV tidaklah demikian, pemahaman siswa terhadap ketentuan-ketentuan sholat masiah belum memenuhi harapan. Terjadi “Random understanding” yang mana siswa salah memahami antara rukun sholat. Dan hal ini tentu mempengaruhi tehadap pengamalan sholat siswa.
Hal inilah yang menjadi dorongan bagi peneliti untuk melaksanakan penelitian ini. Dengan demikian penelitian ini merupakan upaya untuk mengatasi pemahaman siswa kelas IV SDN Karangduren 01 tahun 2007 / 2008 terhadap ketentuan-ketentuan sholat yang masih kurang.
Keadaan diatas perlu penanganan secara serius agar pemahaman ketentuan- ketentuan sholat dapat dicapai. Pada gilirannya harapan terjadinya peningkatan pemahaman ketentuan-ketentuan shilat dapat terwujud. Untuk memahami permasalahan ini perlu kiranya dikaji melalaui kegiatan penelitian tindakan kelas.
Diterbitkan di: 06 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Contohkan rumusan masalah dalam PTK Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.