Tips Membuat Proposal Penawaran Sponsorship !
Dalam membuat event baik tingkat Smu maupun Universitas, tidak terlepas dari yang namanya dana. Dalam mencarinya bisa berbentuk dari sumbangan para panitia, ataupun donatur para pengusaha. Namun yang umum dilakukan adalah mencari dana dari kerjasama dengan pihak sponsor. Lalu bagaimana membuat proposal penawaran yang BAIK dan MENARIK? simak TIPS MEMBUAT PROPOSAL PENAWARAN SPONSORSHIP berikut ini !
1.USAHAKAN BUAT PROPOSAL SEEFISIEN MUNGKIN. Calon sponsorship setiap harinya akan menemui berpuluh-puluh proposal tiap harinya. Nah, kadang dengan banyaknya proposal penawaran yang masuk dan sempitnya waktu kerja, maka calon sponsorship akan membacanya yang penting-pentingnya saja. Untuk itu, dalam proposal potong saja kalimat-kalimat yang bertele-tele yang cuma hanya memperbanyak kertas saja. Selain calon sponsorship gampang membacanya, kita juga menghemat pengeluaran kan ??
2.BUAT COVER YANG UNIK. Banyak yang menyarankan proposal hendaknya dijilid ring, supaya terlihat eksklusif. Eits, tunggu dulu ! ya semua proposal yang masuk ke calon sponsorship ya begitu semua, jadi apalah artinya kita membuang dana anggaran event kita hanya untuk menyamai proposal-proposal saingan kita ?? Ada baiknya kita membuat cover proposal kita dengan bentuk yang unik. Gak perlu mahal tapi SEDAP di pandang mata. Misalnya cover dengan motif polkadot .Tentunya calon sponsorship kita akan berpikir "wah kok proposal ini unik seperti ini ya?" Dan walhasil proposal kita akan dibuka duluan karena rasa penasaran.
3.BUAT ANGGARAN PENDANAAN YANG DETIL DAN MASUK AKAL. Nah yang paling dilihat calon sponsorship kita adalah halaman ANGGARAN PENDANAAN dan tentunya yang dilihat lainnya adalah penawaran bentuk kerjasama kita. Dalam anggaran pendanaan dalam proposal penawaran kita, yang perlu diperhatikan adalah bagian PUBLIKASI. Kenapa? Pihak sponsorship ingin tahu dengan dana yang dikeluarkannya, berapa banyak masyarakat akan tahu nama perusahaannya? bagaimana cara menyampaikannya? dan apakah sarana publikasinya cocok dengan cara perusahaan berpromosi. Sebagai contoh : Dana yang dikeluarkan pihak sponsorship adalah 5 juta rupiah, nah kalau anggaran PUBLIKASI-nya cuma 500 ribu rupiah saja, ya dipastikan pihak sponsorship akan kecewa.
Demikianlah sedikit tips dari saya,mudahan membantu pembaca. ^^