Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>How To>Money & Business >Merintis Usaha Itu Tidak Mudah

Merintis Usaha Itu Tidak Mudah

oleh: Mardiana_Kappara    
ª
 
Di awal November 2012, saya dan suami mulai merintis usaha masing-masing, suami membuka depot air isi ulang dan saya sendiri mulai merintis usaha catering. Modal untuk mengawali usaha tersebut tergolong pas-pasan, malah cenderung kurang terutama untuk suami saya.

Banyak kendala yang kami hadapi, seperti suami yang membutuhkan mobil pick-up untuk transportasi angkut galon air ke dusun maupun kampung, selain itu galon air yang masih mampu terbeli sekitar 50 buah sementara yang dibutuhkan 300 galon untuk melempar daerah-daerah yang cukup jauh, serta belum mendapat karyawan tetap untuk membantu. Sementara usaha catering saya, alhamdulillah belum menemui banyak kendala, hanya promosi yang belum maksimal, segmen pasar yang kami incar adalah orang kantoran, rencananya minimal 10 kantor yang ingin kami masuki, tetapi baru 3 kantor yang kami dapatkan.

Akhirnya, kami berembuk untuk menemukan jalan keluar. Dan ternyata masalah kami tidak sesulit yang diperkirakan. Sambil menunggu dana untuk mobil pick-up dan galon, suami langsung turun tangan sendiri mempromosikan produknya dari rumah ke rumah lalu mengajak kerjasama saudara yang mau menjadi penampung dengan menyediakan galon sendiri. Alhamdulillah setelah dijalani, tampak mulai ada perkembangan usaha menuju arah yang lebih baik.

Begitupun untuk usaha catering kantoran, kami mulai memasukkan penawaran resmi dari satu kantor ke kantor lain. Walaupun masih memperoleh penolakan, kami tidak menyerah untuk terus mengembangkan usaha kami ini.

Memang tidak mudah merintis sebuah usaha. Hanya kegigihan dan keyakinan yang membuat seseorang bertahan untuk menjejaki anak-anak tangga usaha tersebut. Pada suatu titik, jerih payah itu akan membuahkan hasil. Amin.
Diterbitkan di: 10 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.