Kita anggap usaha Anda mulai
bergerak. Namun usaha yang tengah asyik dijalankan tiba-tiba saja
mendapat pesaing. Panik? Pusing memikirkan rival? Atau pasang azimat penglaris?
Sebaiknya tidak (dosa dan musyrik lagi). Allah tidak akan senang itu. Terutama
jika Anda mau menyimak beberapa tips berikut.
Coba deh, renungkan hal-hal
ini :
1. Bertambahnya
Konsumen
Anda mengira pernyataan ini mengada-ada. Mana
mungkin konsumen bertambah, konsumen kita aja berkurang. Itu
tidak benar. Kalau kita bicara jangka pendek memang mungkin karena
sebagian konsumen ingin mencoba yang baru. Tapi kalau bicara kelangsungan
bisnis Anda di masa datang, pesaing justru membuat konsumen bertambah asal diiringi
dengan mutu pelayanan.
2. Memiliki
Pembanding dan Tolok Ukur
Ada kelebihan dengan adanya pesaing. Yaitu usaha
Anda memiliki pembanding atau standar. Standar di sini tidak
selalu berarti pesaing lebih baik. Tapi mungkin pula lebih buruk. Apa saja kelebihan Anda punya pembanding? Yakni
Anda akan tahu bahwa hasil atau pekerjaan Anda baik atau tidak.
Sebab dengan adanya pesaing, akan terlihat apakah Anda lebih baik atau lebih
buruk.
3. Memiliki
Kesempatan untuk Maju
Jika Anda sedang bersiap didekati saingan, ini
saatnya membuat satu langkah ke depan. Bila saingan Anda akan
melakukan hal sama, maka saatnya meninggalkan mereka.
4. Lawan
tapi Mesra
Punya saingan dekat usaha Anda? Kenapa enggak mengambil sisi positifnya? Ya, kalau Anda bersaing berarti Anda
dan saingan selalu berusaha lebih baik. Dalam pelayanan memang kita
harus bersaing. Tapi dalam hal kelengkapan dagangan, biasanya
saling melengkapi.
Seperti dikatakan di awal,
timbulnya saingan sejenis di daerah kita merupakan dampak kesuksesan
dan keberhasilan yang kita capai. Yang namanya saingan pasti
memiliki efek yaitu negatif atau positif.