Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>How To>Money & Business >Perhitungan Pengajuan KPR

Perhitungan Pengajuan KPR

oleh: bungdanu    
ª
 

Saat ini pengajuan KPR sangatlah mudah di lakukan bagi anda yg ingin memiliki rumah idaman dengan cara mencicil.


Berikut saya tuliskan cara perhitungan pengajuan kredit KPR anda ke Bank-Bank yang anda tuju, Semoga bermanfaat.


Misalkan harga rumah yang ingin anda beli adalah Rp. 1,6 M dan biasanya bank hanya akan memberi kredit max 80% dari nilai rumah tersebut.

Harga Rumah Rp. 1,6 M

DP 20% (Rp. 320juta) (DP Minimal yang harus anda keluarkan)

Di asumsikan bank akan memberi kredit sebesar Rp. 1,28 M kepada anda.

Plafond Pinjaman : Rp. 1.280.000.000

Suku bunga: 16%

Jangka waktu: 180 bulan (15 tahun)

Angsuran perbulan: 18.799.369

Dan biasanya tim analisa dari bank akan memperhitungkan kemampuan membayar anda dengan hitungan seperti berikut :

Angsura n perbulan: Rp. 18.799.369 (18.800.000)

Maka anda harus memiliki transaksi rekening yang cukup bagus atau anggaplah anda harus memiliki income 3x nilai angsuran (18.799.369 x 3 = Rp. 56.398.107)

Apabila kurang dari nilai tersebut hanya ada dua kemungkinan pengajuan kredit akan di reject atau hanya mendapatkan nilai kredit di bawah Rp.1.28 M

Biaya-biaya yang harus di keluarkan adalah:

  • Biaya appraisal
  • Fee bank
  • Asuransi
  • Notaris
  • Pajak

Biasanya total keselurahan biaya adalah 5% (asumsi) dari plafon yg di ajukan ajukan.

Diterbitkan di: 27 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.