Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Antibiotik

oleh: Alfatikhul    
ª
 
  • Antibiotik adalah senyawa yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri, kapang atau jamur ) untuk membunuh mikroba lain yang ada di sekitarnya. Senyawa ini diekstrak dari mikroba untuk obat terhadap infeksi mikroba yang lain (Yatim, 1999).

    Ada berpuluh-puluh antibiotik yang berharga untuk terapi penyakit infeksi. Antibiotik yang pertama kali dikenalkan oleh Fleming tahun 1992 adalah penicillin. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk suatu antibiotik ideal antara lain, yaitu :
    1. Mempunyai kemampuan untuk mematikan atau menghambatpertumbuhan mikroorganisme yang lain.
    2. Tidak menimbulkan terjadinya resisten dari mikroorganisme patogen.
    3. Tidak menimbulkan pengaruh buruk pada host seperti : reaksi alergi. kerusakan saraf, iritasi lambung (Entjang, 2003).
  • Dalam bidang kesehatan, antibiotik mempunyai banyak kegunaan dalam mengobati infeksi. Antibiotik dapat dihasilkan oleh algae, Lichen, tumbuhan tingkat tinggi, hewan tingkat rendah, vertebrata dan mikroorganisme. Saat ini sumber yang sangat gencar dikembangkan karena banyak menghasilkan antibiotik adalah berasal dari mikroorganisme, yaitu Actinomycetes, karena kemampuan dalam menghasilkan antibiotik. Kira-kira 70 % antibiotik dihasilkan oleh Actinomycetes, 20 % oleh fungi dan 10 % oleh bakteri. Streptomyces adalah dari kelas Actinomycetes yang mampu menghasilkan bermacam-macam antibiotik. Antibiotik dari jenis Streptomyces, yaitu (Bleomisin, Eritromisin, Josamisin, Kanamisin, Neomisin, Tetrasiklin) dan masih banyak lagi.

    Dari berbagai penelitian antibiotik merupakan bukti perkembangan yang sangat pesat bagi dunia kesehatan, namun penggunaannya sebagai obat semakin tidak efektif. Penelitian tetap dilaksanakan karena faktor resistensi kuman terhadap antibiotik yang telah ada. Oleh karena itu perlu dicari upaya penemuan antibiotik baru yang lebih berpotensi membunuh bakteri patogen yang telah resistensi terhadap berbagai antibiotik.

    Kunjungi http://ifqo.wordpress.com/

    Diterbitkan di: 30 Desember, 2011   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .