Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>How To>Family >Proses Pembuatan Produk Sulam Taplak Meja dengan Mesin Jahit Manual

Proses Pembuatan Produk Sulam Taplak Meja dengan Mesin Jahit Manual

oleh: Stargoldman     Pengarang : BSE SMK Kriya Tekstil
ª
 

Proses pembuatan produk sulam :
Membuat taplak meja dengan teknik sulam menggunakan mesin jahit manual


A. Persiapan


1. Menyiapkan bahan dan alat

Bahan yang digunakan adalah kain katun polos, benang bordir, kertas pola dan kertas karbon. Sedangkan alat yang digunakan adalah mesin jahit, midangan, gunting, meteran, jarum mesin, penggaris, pensil, seterika, alat untuk memasukkan benang dan cukit.


2. Menyiapkan gambar kerja


B. Proses Kerja

1. Membuat motif pada kertas pola.

Membuat ukuran pada kain sesuai dengan gambar kerja ditambah 5 cm untuk tempat sambungan pada waktu membordir bagian tepi. Menggunting kain sesuai ukuran yang telah dibuat.


2. Membuat garis bantu pada bagian tepi semua sisi kain, dengan posisi garis pertama 5 cm dari tepi kain, garis kedua 10 cm dari tepi kain.


3. Membuat garis lengkung sebagai motif pada bagian tepi taplak mengikuti garis bantu yang sudah dibuat.


4. Memindahkan motif dari kertas ke kain dengan menggunakan karbon jahit, posisi motif terletak di semua bagian sudut kain.


5. Memasang midangan pada bagian kain yang sudah diberi motif, yang fungsinya untuk meregangkan kain. Cara memasang midangan tidak sama seperti pada bordir yang menggunakan tangan, tetapi kebalikannya. Yaitu motif berada di bagian dalam.


Sebelum mulai membordir terlebih dahulu harus melepas bagian sepatu mesin serta menurunkan giginya.


6. Membuat kerangka motif dengan tusuk lurus mengikuti garis motif. Sebaiknya dikerjakan sebagian-sebagian.


7. Membentuk motif dengan tusuk zig-zag di atas kerangka motif yang dibuat sebelumnya, dengan cara menggoyangkan/menggerakkan kain yang sudah diregangkan dengan midangan ke arah kiri-kanan atau depan-belakang.


8. Membuat isian pada bagian tengah motif, dengan menggunakan tusuk lurus seperti yang digunakan untuk membuat kerangka motif. Isian dapat berbentuk garis lurus atau bentuk lain. Untuk membuat bentuk isian tersebut dapat dilakukan dengan cara menggerakkan kain yang sudah diregangkan dengan midangan dengan arah maju mundur atau melingkar.


9. Membordir bagian tepi mengikuti garis lengkung yang ada dengan tusuk zig zag seperti yang digunakan untuk membentuk motif. Agar bagian tepi dapat dipasang midangan maka harus disambung dengan kain yang lain.


10. Menggunting sisa kain bagian tepi bordiran, Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kehati-hatian agar benang bordirnya tidak tergunting.



C. Penyelesaian akhir

1. Menggunting benang yang masih menjuntai untuk merapikan bordiran.

2. Menyeterika supaya hasil bordiran menjadi halus dan rapi.

Diterbitkan di: 26 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.