Namun jangan
khawatir, walaupun dengan dana terbatas kesempatan untuk memiliki laptop yang
bagus dan berkualias masih terbuka lebar. Caranya adalah dengan membeli laptop
bekas.
Sebagian
anggapan masyarakat memang mengatakan bahwa kualitas laptop bekas tidaklah
sebagus laptop baru. Dan anggapan itu tidaklah salah, namun tidak bisa
dipungkiri bahwa laptop bekas pun banyak yang memiliki kualitas baik. Bahkan
kita bisa menghemat banyak uang jika berhasil mendapatkan laptop bekas yang
masih bagus dengan harga yang jauh lebih murah daripada laptop baru.
Berikut ini ada beberapa tips membeli laptop bekas untuk mendapatkan hasil dan kualitas
yang baik
Periksa bentuk fisik luar
Bentuk fisik
merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan dalam memilih laptop bekas
walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa bentuk fisik yang bagus belum tentu
memiliki isi yang bagus pula. Namun demikian, banyak pendapat mengatakan bahwa
bentuk fisik luar merupakan cerminan dari bentuk fisik yang ada di dalam.
Luarnya bagus biasanya dalamnya juga bagus. Seseorang akan merasa enggan untuk
memeriksa bentuk fisik dalam jika bentuk fisik luarnya saja sudah tidak karuan.
Jadi, bentuk fisik luar merupakan faktor yang sangat penting.
Tanya garansi
Banyak
alasan orang menjual laptop yang baru dibelinya, mulai dari alasan keuangan,
bosan, atau tidak sesuai kebutuhan. Tanyakan kejelasan garansi. Apakah garansi
toko atau garansi distributor resmi? Periksa juga kartu garansi. Sebagian merek
menyediakan fasilitas pengecekan garansi di website resmi, seperti merek Lenovo
dan Apple.
Jika memang
masa garansi menjadi faktor yang amat penting, Anda dapat mencari beberapa tipe
laptop bisnis yang biasanya memiliki masa garansi 3 tahun. Sebaiknya Anda
membeli laptop bekas dengan sisa masa garansi sekurangnya 3 bulan.
Periksa layar
Salah satu
komponen yang paling mahal di laptop adalah layar LCD. Periksalah dengan
saksama untuk mengetahui apakah ada cacat di layar laptop yang dibeli. Cara
cepatnya, ganti wallpaper ke warna hitam polos dan cari titik yang berwarna
selain hitam.
Lalu ubah
wallpaper ke putih polos dan cari titik hitam atau titik berwarna selain putih.
Perhatikan juga apakah ada garis di layar yang tidak hilang. Jika ada cacat
pada layar, sebaiknya pilih unit yang lain mengingat penggantian layar lumayan
mahal.
Cek fisik dan fungsi
Periksa
kondisi fisik untuk mendapat gambaran seperti apa perlakuan pemilik laptop
terdahulu. Jika Anda membeli di toko, kemungkinan besar pihak toko telah membersihkannya,
tapi untuk beberapa cacat akibat terbentur atau jatuh, biasanya sulit ditutupi.
Tanyakan
secara langsung jika Anda curiga laptop tersebut pernah jatuh atau terbentur.
Urungkan niat membeli jika memang Anda kurang yakin. Untuk fungsi, Anda dapat
mencoba menggunakan keyboard, speaker, webcam, USB, slot memory card dan drive
optik untuk memastikan semua fungsi berjalan dengan normal.
Cermati baterai
Mungkin satu
hal yang paling sulit adalah mengetahui kondisi baterai. Pada beberapa laptop
seperti Apple MacBook dan Lenovo ThinkPad, terdapat software untuk mengetahui
berapa daur baterai atau berapa kali baterai laptop tersebut telah mengalami
pengisian. Rata-rata baterai laptop dirancang bertahan sampai 1000 kali
pengisian.
Jika tidak
ada software tersebut, cobalah menyalakan laptop tanpa terhubung ke charger dan
jalankan beberapa aplikasi. Perhatikan indikator baterai. Jika berkurang
drastis, kemungkinan baterai kurang prima dan Anda harus membeli baterai baru
yang harganya cukup tinggi.
Ekspektasi harga
Berapa harga
yang wajar? Jika model laptop bekas yang ingin dibeli masih dijual di pasaran,
maka selisih harganya berkisar antara 20-30 persen, tergantung kondisi, merek,
kelengkapan, dan masa garansi.
Untuk produk
yang sudah tidak dijual lagi, agak sulit menentukan harga yang pas. Sebabnya,
biasanya model laptop yang sudah discontinued (tidak diproduksi lagi), tidak
diturunkan harganya. Padahal harga model laptop penggantinya (dengan
spesifikasi lebih tinggi) biasanya dijual dengan kisaran harga yang sama.
Sebaiknya Anda mengurangi minimal 35% dari harga terakhir.
Membeli
laptop bekas memang membutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra. Jangan terburu
nafsu jika melihat barang yang sepertinya dibandrol terlalu murah. Periksa dulu
dengan benar-benar. Kata kuncinya: sabar dan teliti.