Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Zoology>Tapir Sumatera, hewan langka dari Sumatera

Tapir Sumatera, hewan langka dari Sumatera

oleh: aforlan     Pengarang : petualang trans 7
ª
 
Tapir merupakan salah satu hewan langka yang hidup di sumatera. Ia mempunyai badan yang besar sekali. Tinggi Tapir ini bisa mencapai satu meter dengan badanya yang panjang bisa mencapai 2,5 meter. Beratnya jangan dianya bisa mencapai 375 kilogram atau hampir setara dengan berat sapi local unggul.
Ciri yang dari menonjoldari hewan ini adalah pola warnanya yang hitam putih. Kaki binatang ini kuat dengan jari yang terdiri dari tiga kuku sama seperti dengan badak. Bagian kaki depan dan kaki belakang seluruhnya hitam. Bagian putih ada pada bagian tengah dari perut hingga ke punggung. Pola warna ini seperti pola warna pada kambing local atau etawa.
Binaang ini memiliki belalai yang kuat serta fleksibel. Belalai ini membanunya untuk mencari makanan dan mencengkram daun-daun muda, makanan yang disukai oleh binatang ini. Belalai ini tidak lain dari hidung yang panjang seperti halnya gajah. Hanya saja tapir tidak bisa menggunakan belalainya seperi halnya gajah yang berbelalai panjang.
Habitat dari binatang langka ini adalah Pulau Sumatera. Mereka menyukai hutan dan tepian sungai dimana banyak sekali tersedia banyak makanan. Badak juga dapat ditemukan di Negara Asia lain seperti Semenanjung Malaysia.
Badak adalah hewan soliter yang hanya hidup sendirian. Mereka akan berpasangan ketika si beinyana birahi. Unuk pemeliharaan anak Tapir. Betina sajalah yang memelihara hingga sang anak bisa bebas mencari makanan sendiri. Umur maksimal tapir dapat mencapai 30 tahun.
Tapir mempunyai bau yang spesifik sekali. Kadang ia suka meninggalkan kotoran dkeat mata air di atas gunung. Mungkin ini sebabny tapir tidak diburu karena dagingnya bau dan tidak ada orang yang memakan dagingnya. Kepunahan tapir diduga karena menyempitnya lahan hutan. Hutan sumatera banyak yang dijadikan anamaan produkif seperti kelapa sawit dan karet.
Diterbitkan di: 13 Maret, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagai mana foto tapir??? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.